Di Ruang Oval, Donald Trump menyampaikan kabar yang mungkin akan disambut banyak pihak. Presiden AS itu menyatakan, upaya perdamaian antara Rusia dan Ukraina kini terlihat lebih dekat dari sebelumnya. "Saya pikir kita sekarang lebih dekat daripada sebelumnya, dan kita akan lihat apa yang bisa kita lakukan," ujarnya kepada para wartawan.
Menurutnya, negosiasi yang berlarut-larut itu akhirnya menunjukkan titik terang. Kemajuan signifikan terjadi setelah Kyiv, ibukota Ukraina, menunjukkan sikap lebih fleksibel dalam beberapa hal kunci.
Misalnya, soal keanggotaan NATO. Ukraina disebut tidak lagi memaksakan diri untuk bergabung dengan aliansi pertahanan Barat itu. Namun begitu, mereka tetap bersikukuh meminta jaminan keamanan yang kuat dan konkret dari sekutu-sekutunya. Itu syarat mutlak bagi mereka.
Artikel Terkait
ASDP Geram, Calo Tiket Masih Berkeliaran Meski Sistem Penjualan Sudah Online
Presiden Prabowo Kirim Bantuan Alat Ibadah dan Sandang untuk Korban Banjir Bireuen
Pemerintah Siapkan WFA untuk ASN dan Sekolah Online Demi Hemat BBM Mulai 2026
AirNav Perpanjang Larangan Terbang di Ruang Udara Iran hingga 22 Maret 2026