JAKARTA – Banjir di Bireuen, Aceh, yang menelan ratusan korban jiwa, mendapat perhatian langsung dari Istana. Presiden Prabowo Subianto mengirimkan bantuan untuk warga yang terdampak. Bantuan itu tiba di lokasi dan diserahkan secara simbolis kemarin.
Di lapangan, Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Aceh, Safrizal ZA, membeberkan rincian kiriman dari Presiden. Bukan hanya sembako atau kebutuhan darurat, tapi juga barang-barang yang menyentuh sisi lain kehidupan sehari-hari.
“Ada Alquran 250 eksemplar, sajadah 500 buah, lalu sarung dan mukena masing-masing 250 potong,” ujar Safrizal, Selasa (17/3/2026).
“Kemudian ada juga celana sebanyak 5000 potong, jaket 300, kemeja 1000, serta aneka pakaian dan jilbab.”
Tak berhenti di situ, seribu paket sarung dan enam ratus paket peralatan dapur turut disiapkan. Penyerahan bantuan ini disaksikan langsung oleh Bupati Bireuen Mukhlis dan Wakil Bupati Razuardi Ibrahim.
Namun begitu, Safrizal menekankan bahwa bantuan fisik hanyalah satu sisi. Yang tak kalah genting adalah proses pemulihan jangka panjang. Menurutnya, kecepatan penanganan pascabencana sangat bergantung pada satu hal: data.
“Data korban harus akurat, by name by address. Jangan sampai salah sasaran,” tegasnya.
Data itu pun harus lengkap, mencakup pilihan tempat tinggal baru para korban, apakah akan dibangun secara komunal atau insitu. Dengan data yang rapi, harapannya proses bisa melaju cepat.
“Kalau tidak ada aral melintang, pembangunan hunian tetap akan kita mulai setelah Lebaran,” tutur Safrizal. “Insya Allah.”
Di sisi lain, upaya pemulihan bencana di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatera memang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Kabarnya, pemerintah melakukan realokasi anggaran infrastruktur dan program Inpres 2026 secara besar-besaran. Angkanya fantastis, mencapai Rp51 triliun, khusus untuk percepatan pemulihan di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Yang cukup melegakan, anggaran Transfer ke Daerah untuk Aceh dipastikan tidak akan dipotong. Daerah-daerah terdampak lainnya juga dijanjikan akan mendapat perlakuan yang setara.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun