Gagal Final SEA Games, Garuda Pertiwi Fokus Rebut Perunggu

- Senin, 15 Desember 2025 | 10:48 WIB
Gagal Final SEA Games, Garuda Pertiwi Fokus Rebut Perunggu

Harapan Timnas Wanita Indonesia untuk melangkah ke final SEA Games 2025 pupus sudah. Di semifinal yang digelar di Institute of Physical Education Chonburi Campus Stadium, Thailand, Minggu (14/12) lalu, Vietnam menunjukkan kekuatan penuh dengan menekuk skuad Garuda Pertiwi dengan skor telak 5-0.

Meski hasilnya pahit, pelatih interim Akira Higashiyama melihat sisi lain. Ia merasa anak asuhnya sudah memberikan segalanya di lapangan.

“Menurut saya, babak pertama berjalan sangat baik untuk kami. Kami punya banyak peluang untuk mencetak gol,”

begitu penilaian Akira usai laga.

Namun begitu, situasi berubah drastis setelah turun minum. Akira mengakui performa timnya sedikit menurun di babak kedua. Bukan cuma soal permainan, tapi juga faktor keberuntungan yang sepertinya enggan berpihak.

“Di babak kedua, tentu kami mencoba menguasai bola, tetapi beberapa kali kami kurang beruntung,” ujarnya. Ia lalu menambahkan, “Dan saya ingin mengucapkan selamat kepada Vietnam serta mendoakan yang terbaik untuk mereka di final.”

Dengan kekalahan ini, jalan satu-satunya adalah berjuang untuk medali perunggu. Timnas Wanita Indonesia kini bersiap menghadapi tuan rumah Thailand di Chonburi Stadium, Rabu (17/12) mendatang. Laga penutup ini jadi kesempatan terakhir.

Akira sudah menegaskan komitmennya. Persiapan akan dioptimalkan demi mengakhiri turnamen dengan catatan manis. “Perunggu adalah target kami. Besok adalah pertandingan terakhir kami. Saya harus fokus ke pemain saya dan menampilkan semangat Indonesia ke lawan-lawan kami,” tegasnya.

Dukungan pun datang dari internal PSSI. Vivin Cahyani, Komite Eksekutif yang hadir menyaksikan langsung, berharap masyarakat terus mendukung tim di laga penentuan tersebut.

“Pada pertandingan terakhir besok, kami akan all out dan berjuang sekuat tenaga. Semoga kita bisa meraih medali perunggu,”

harap Vivin. Semua mata kini tertuju pada Rabu, pertaruhan terakhir untuk membawa pulang sesuatu dari Thailand.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar