Lalu, strategi seperti apa yang disiapkan?
Intinya, ada dua pendekatan utama. Pertama, pembagian pelabuhan di sisi Jawa dan Sumatera berdasarkan jenis kendaraannya. Kedua, penerapan sistem penundaan atau delaying system untuk mengatur kepadatan.
Di sisi Jawa, tak cuma Merak yang akan beroperasi. Pihaknya juga menyiapkan tiga pelabuhan pendukung: Ciwandan, BBJ Bojonegara, dan Krakatau Bandar Samudera. Begitu pula di Sumatera, selain Bakauheni, ada Pelabuhan Panjang, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang siap membantu.
Dengan empat pelabuhan di setiap sisi ini, diharapkan kemacetan panjang di darat bisa diurai. Potensi bottleneck atau penyumbatan pun bisa diminimalisir.
"Kami berharap dengan pembagian dermaga tersebut bisa mengurai arus lalu lintas yang ada di darat," pungkas Aan Suhanan.
Artikel Terkait
Drama Comeback Irak Taklukkan Korea Selatan di Piala Asia Futsal
Eliano Reijnders Siap Gempur Persis Solo, Peringatkan Bahaya Kejutan di Manahan
China Eksekusi 11 Pelaku Sindikat Penipuan Online Bermarkas di Myanmar
Hujan Deras Guyur Jakarta, 52 RT dan 17 Ruas Jalan Terendam Banjir