Deputy Chief of Police Timothy O’Hara memberikan gambaran tentang sosok yang dicari. Pelaku terakhir terlihat berjalan kaki meninggalkan lokasi, dengan pakaian serba hitam. Ada momen tegang ketika seorang tersangka sempat ditahan. Tapi setelah pemeriksaan mendalam, orang itu ternyata tidak ada kaitannya dengan penembakan.
Lokasi kejadian berpusat di sekitar Gedung Barus and Holley. Gedung tujuh lantai itu adalah jantung dari Fakultas Teknik dan Departemen Fisika Brown. Kampus yang biasanya ramai dengan diskusi akademis itu kini sunyi, dikepung pita polisi. Bayangkan, di tempat yang menaungi sekitar 7.300 mahasiswa S1 dan lebih dari 3.000 mahasiswa pascasarjana ini, kini yang terdengar hanya suara sirene.
Sampai saat ini, penyelidikan masih terus berjalan. Aparat tengah mengumpulkan keterangan dari saksi mata, mencocokkan data, dan menyusun puzzle kronologi peristiwa yang sebenarnya. Seluruh komunitas kampus masih menunggu kejelasan, berharap ada titik terang dari tragedi yang mengoyak rasa aman ini.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar
No Na Rilis Work (+62), Video Musik yang Sorot Kekuatan Fisik dan Tarian
Banjir Longsor Cisarua, BRI Bergerak Cepat Bantu Korban dan Trauma Healing
Tiga Puluh RT di Jakarta Masih Terendam, Warga Terpaksa Mengungsi