WASHINGTON DC Suasana ujian akhir semester di kampus bergengsi Brown University tiba-tiba berubah jadi mencekam. Sabtu (13/12/2025) lalu, seorang penembak yang mengenakan pakaian hitam membuyarkan ketenangan kampus Ivy League itu. Setidaknya dua orang tewas dalam insiden berdarah ini.
Delapan korban lain mengalami luka kritis, meski kabar terakhir kondisi mereka sudah stabil. Wali Kota Providence, Brett Smiley, yang langsung terbang ke lokasi, mengonfirmasi angka korban tersebut. Namun begitu, identitas para korban apakah mereka mahasiswa Brown atau bukan masih menjadi tanda tanya besar.
“Informasi masih bisa berubah seiring penyelidikan,” tegas Smiley, menekankan bahwa situasi masih sangat dinamis.
Polisi langsung bergerak cepat. Lebih dari tiga jam pasca-kejadian, operasi penyisiran masih berlangsung intensif. Mereka memeriksa setiap sudut, dari gedung-gedung kampus hingga tempat sampah di sekitarnya, berusaha melacak jejak pelaku yang kabur.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar
No Na Rilis Work (+62), Video Musik yang Sorot Kekuatan Fisik dan Tarian
Banjir Longsor Cisarua, BRI Bergerak Cepat Bantu Korban dan Trauma Healing
Tiga Puluh RT di Jakarta Masih Terendam, Warga Terpaksa Mengungsi