Menyikapi kondisi itu, Manajer Negara Bank Dunia untuk Kamboja, Tania Meyer, menyebut negara itu sedang melalui masa yang sulit.
"Kamboja sedang menghadapi periode yang menantang di tengah guncangan domestik dan eksternal," ujarnya.
Namun begitu, Meyer masih melihat ada celah untuk berbenah. "Penyangga yang kuat dan reformasi yang tepat sasaran dapat membantu negara ini mengatasi tekanan ekonomi ini," tambahnya. Intinya, butuh langkah strategis dan fokus untuk melewati masa sulit ini.
Jadi, tahun depan memang akan jadi tahun pengujian bagi ketahanan ekonomi Kamboja. Semua mata tertuju pada bagaimana pemerintah di Phnom Penh merespons berbagai tantangan yang bertubi-tubi ini.
Artikel Terkait
Warga Serpong Pilih Gowes ke Palembang untuk Mudik Lebaran
Nvidia Kembali Produksi Chip H200 untuk Pasar China Setelah Dapat Izin Ekspor AS
Lalu Lintas Tol Cipali Melonjak 97% Usai Penerapan Sistem Satu Arah
Bank Raya Siapkan Layanan 24 Jam dan Tarik Tunai Tanpa Kartu untuk Libur Panjang 2026