Di sela kesibukan meninjau bencana, Presiden ternyata juga menyempatkan diri menggelar rapat terbatas. Memanfaatkan kehadiran para menteri yang mendampingi, ia membahas persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Agendanya cukup padat. Presiden menekankan pentingnya kesiapan fasilitas umum yang akan ramai dikunjungi. Lalu, ketersediaan bahan bakar dan stabilitas jaringan telekomunikasi juga harus dijaga. Tak ketinggalan, peringatan dini cuaca dari BMKG harus diperhatikan betul, terutama untuk daerah yang diprediksi bakal diguyur hujan lebat selama periode liburan.
Dan yang tak kalah krusial: stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Presiden ingin semua itu benar-benar terjaga, agar masyarakat bisa merayakan hari raya dengan tenang.
Jadi, dalam satu rangkaian kunjungan kerja ini, dua agenda besar dipegang sekaligus: penanganan darurat bencana dan antisipasi keramaian libur akhir tahun. Semuanya ingin dipastikan berjalan lancar.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar
No Na Rilis Work (+62), Video Musik yang Sorot Kekuatan Fisik dan Tarian
Banjir Longsor Cisarua, BRI Bergerak Cepat Bantu Korban dan Trauma Healing
Tiga Puluh RT di Jakarta Masih Terendam, Warga Terpaksa Mengungsi