Lalu dia melanjutkan, "Bukan berarti, saya rasa dia tidak harus melakukan persis seperti yang kami katakan. Tapi tentu saja, saya adalah suara yang cerdas dan harus didengarkan."
Pernyataan serupa dia ulangi di kesempatan terpisah di Ruang Oval. Saat ditanya wartawan, Trump merasa setidaknya dirinya pantas dimintai pendapat sebelum The Fed mengambil keputusan penting.
Kritik Trump terhadap bank sentral dan ketuanya, Jerome Powell, memang bukan rahasia. Dia kerap menyayangkan langkah The Fed yang dinilainya kurang agresif dalam memotong suku bunga. Padahal, baru Rabu lalu, bank sentral itu sudah memangkas suku bunga seperempat poin. Tapi rupanya, bagi Trump, itu belum cukup drastis.
"Mereka tidak harus mengikuti apa yang saya katakan. Tetapi kita akan memilih orang baru di Fed dalam waktu dekat," tandasnya, seolah memberi isyarat bahwa perubahan mungkin segera terjadi.
Artikel Terkait
Jetty Indramayu: Gerbang Rahasia yang Menyalurkan Energi ke Jantung Jawa
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar
No Na Rilis Work (+62), Video Musik yang Sorot Kekuatan Fisik dan Tarian
Banjir Longsor Cisarua, BRI Bergerak Cepat Bantu Korban dan Trauma Healing