Paramount Tantang Netflix dengan Tawaran Baru untuk Rebut Warner Bros

- Selasa, 09 Desember 2025 | 08:15 WIB
Paramount Tantang Netflix dengan Tawaran Baru untuk Rebut Warner Bros

Lagi-lagi, Paramount Skydance mengajukan tawaran baru untuk membeli Warner Bros Discovery. Langkah ini jelas ingin mengacak-acak rencana Netflix, yang sebelumnya sudah diumumkan sebagai pemenang lelang untuk mengakuisisi studio dan platform streaming raksasa itu.

Menurut laporan BBC, Selasa lalu, Paramount yang didanai keluarga miliarder Ellison langsung menyasar para pemegang saham. Mereka menawarkan harga USD30 per lembar saham untuk menguasai penuh Warner Bros, termasuk semua jaringan televisi tradisionalnya yang legendaris.

Dibandingkan tawaran Netflix, proposal Paramount ini disebut lebih menggiurkan. Alasannya? Porsi pembayaran tunainya lebih besar di muka. Tak hanya itu, mereka juga meyakinkan bahwa peluang lolos dari pengawasan regulator lebih tinggi. Sebuah poin yang cukup krusial dalam deal sebesar ini.

Presiden AS Donald Trump sendiri sebelumnya sudah menyuarakan keraguan terhadap rencana Netflix. Dia khawatir, penggabungan dua raksasa itu bisa mematikan persaingan.

Di sisi lain, Paramount memang lebih kecil ketimbang Netflix. Tapi jangan remehkan, mereka punya portofolio yang solid: dari CBS News, Nickelodeon, sampai franchise film Mission: Impossible yang mendunia.

Gebrakan Paramount ini sebenarnya bukan hal baru. Mereka sudah mulai mendekati Warner Bros sejak beberapa bulan silam. Gayung bersambut, Warner Bros pemilik HBO serta sederet judul ikonik mulai dari Looney Tunes sampai Harry Potter akhirnya membuka proses lelang secara resmi.

Bagi banyak analis Wall Street, kolaborasi Paramount dan Warner Bros justru terdengar masuk akal. Gabungan keduanya bisa menciptakan kekuatan baru yang cukup tangguh untuk menghadapi Disney dan Netflix.

Faktor lain yang menguntungkan Paramount adalah kedekatan keluarga Ellison dengan Presiden Trump. Larry Ellison, miliarder teknologi dan donor besar Partai Republik, dianggap bisa membantu melicinkan proses persetujuan di tingkat regulator.

Tapi jalan ceritanya berbelit. Pada Jumat lalu, Warner Bros justru menobatkan Netflix sebagai pemenang lelang. Mereka mengumumkan kesepakatan senilai sekitar USD83 miliar untuk mengambil alih studio dan jaringan streaming, termasuk HBO angka itu sudah termasuk utang.

Paramount tak mau kalah. Tawaran mereka menilai seluruh perusahaan Warner Bros sebesar USD108,4 miliar, atau sekitar Rp1.805 triliun. Bagi mereka, ini jelas penawaran yang lebih baik, baik dari segi harga maupun struktur.

Namun begitu, eksekutif Netflix terlihat tetap tenang. Mereka mengaku sudah mengantisipasi langkah Paramount ini dan tetap yakin pada rencana akuisisi mereka.

Lantas bagaimana respons Warner Bros? Perusahaan menyatakan akan meninjau ulang tawaran terbaru itu. Meski begitu, untuk sementara rekomendasi kepada pemegang saham belum berubah. Mereka berjanji akan memberikan sikap resmi dalam waktu sepuluh hari kerja ke depan.

Jadi, pertarungan memperebutkan Warner Bros masih belum berakhir. Kita tunggu saja babak selanjutnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar