jelasnya. Intinya, penumpang dari Karet masih bisa masuk, cuma perlu berjalan kaki sedikit menuju peron di BNI City.
Untuk mendukung itu, proses konstruksi penghubung pejalan kaki antara dua stasiun itu sedang dikerjakan. Di sisi lain, Kemenhub sudah minta Pemprov DKI membangun jembatan penyeberangan yang melintasi Kali Ciliwung. Itu bagian penting dari konektivitas nantinya.
Konsep penataannya sendiri akan dilakukan bertahap. Menurut Arif Anwar, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, tahap awal fokus pada integrasi layanan kedua stasiun.
"Nah ini, itu menjadikan satu rencana besar yang nantinya akan dilakukan secara bertahap. Jadi, tahap pertama mungkin mengintegrasikan Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City, kemudian tahap selanjutnya akan mulai mengembangkan kawasan di sekitarnya,"
papar Arif.
Rencana ini ternyata sejalan dengan program Pemprov DKI. Mereka juga punya agenda revitalisasi untuk kawasan sekitar Stasiun Karet. Jadi, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan bisa menciptakan kawasan stasiun yang lebih terpadu dan fungsional. Bukan cuma sekadar tempat naik kereta, tapi mungkin jadi titik baru yang lebih hidup.
Artikel Terkait
KUR BRI Tembus Rp178 Triliun, Sektor Produksi Jadi Penerima Terbesar
Prabowo Buka Pintu untuk Siti Zuhro dan Susno Duadji di Kertanegara
Padi Reborn Pukau Penonton dengan Konser Intim dan Album Baru di Ulang Tahun ke-28
Sopir Truk Tertembak di Yahukimo, KKB Diduga Dalangnya