JAKARTA – Akhirnya, layanan kereta api di jalur Medan–Binjai bisa kembali dinikmati penumpang. PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan operasional telah pulih setelah sebelumnya lumpuh akibat banjir yang melanda. Pengecekan menyeluruh dan uji keselamatan berlapis telah dilakukan, dan hasilnya dinyatakan aman.
Sejak Rabu lalu, kereta api Srilelawangsa sudah kembali berjalan normal. Kabar baik ini tentu melegakan, terutama bagi warga yang mengandalkan moda transportasi ini untuk mobilitas sehari-hari.
Menurut Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, pemulihan ini sengaja dipercepat menyambut masa liburan Natal dan Tahun Baru. Dia menekankan, keselamatan adalah prioritas utama.
"Setelah pemeriksaan lapangan dan serangkaian uji keselamatan, jalur Medan–Binjai dipastikan aman dilalui sehingga operasional KA Srilelawangsa kembali normal," jelas Bobby dalam keterangannya, Jumat (5/12/2025).
Bobby juga menyebut, normalisasi ini berkat kerja keras tim prasarana yang siaga penuh sejak hari pertama gangguan terjadi. Cuaca ekstrem bukan halangan bagi mereka untuk segera membenahi segalanya.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan KAI, khususnya tim prasarana yang sudah bekerja tanpa lelah di tengah cuaca ekstrem," tuturnya.
Memang, operasional KA Srilelawangsa sempat terpaksa dihentikan mulai 27 November hingga 2 Desember 2025. Gangguan selama hampir seminggu itu kini sudah berakhir.
Di sisi lain, KAI juga memastikan layanan lain di Sumatera Utara, seperti KA Bandara Kualanamu, tetap lancar. Ini penting untuk mendukung arus mudik dan liburan akhir tahun yang sudah di depan mata.
Bobby menegaskan satu hal: prosedur keselamatan tidak pernah ditawar. Setiap perjalanan kereta api harus melalui proses pengecekan yang ketat dan berulang.
"Setiap perjalanan kereta api selalu melalui proses check, re-check, dan cross-check. Hanya setelah seluruh standar keselamatan terpenuhi, layanan kembali kami operasikan," tegasnya.
Dengan demikian, para calon penumpang bisa bernapas lega. Mobilitas mereka tak lagi terkendala, dan perjalanan mudik pun diharapkan berjalan mulus.
Artikel Terkait
Mensesneg Bantah Isu Reshuffle Menteri Keuangan dan Gubernur BI, Tekankan Penguatan Koordinasi Ekonomi
Menteri Sekneg Minta Publik Sabar Tunggu Pengumuman Skema Baru Hasil Tambang
Lima Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai, Sopir Diduga Alami Microsleep
Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp18.096 per Dolar AS, Daya Beli di Dalam Negeri Tak Sebanding dengan Beban Utang Luar Negeri