"Dengan sinergi dan arah kebijakan yang tepat, Indonesia sedang berada di jalur yang positif," jelasnya lagi.
"Target kita adalah pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, inklusif, dan tentu saja berkelanjutan."
Di sisi lain, BNI sendiri menegaskan komitmennya tak akan berhenti di sini. Mereka berjanji akan fokus pada inovasi layanan perbankan digital. Kolaborasi dengan regulator dan berbagai pemangku kepentingan lainnya juga akan ditingkatkan. Semua upaya itu bertujuan untuk memperluas inklusi keuangan, mendigitalisasi transaksi, dan pada akhirnya memperkokoh fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Jadi, dua penghargaan ini bukan sekadar tempelan di dinding. Ini adalah penegasan posisi BNI sebagai lembaga keuangan yang aktif menjaga stabilitas sistem dan sekaligus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan. Sebuah peran ganda yang krusial di tengah gejolak ekonomi dunia.
(Shifa Nurhaliza Putri)
Artikel Terkait
Yayasan Gates Siapkan Rp150 Triliun, Tapi PHK 500 Karyawan Mengintai
Cipratan Air Banjir Picu Amuk, Warga Koja Berakhir dengan Luka di Wajah
Ekonomi Jerman Akhirnya Tumbuh Tipis, Tapi Beban Ekspor Masih Membelit
Ekspor Mobil Ramah Lingkungan Korsel Tembus Rp1.200 Triliun di Tengah Pergeseran Pasar