Bahlil Perintahkan SPBU di Tiga Provinsi Buka 24 Jam Pascabencana

- Rabu, 03 Desember 2025 | 14:25 WIB
Bahlil Perintahkan SPBU di Tiga Provinsi Buka 24 Jam Pascabencana

Upaya pemulihan pasokan BBM di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus digenjot. Kementerian ESDM bersama Pertamina berusaha keras menormalkan distribusi bahan bakar ke wilayah-wilayah yang porak-poranda akibat bencana.

Tak cuma menambah stok, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia punya instruksi tegas: semua SPBU harus buka 24 jam nonstop. Permintaannya langsung disampaikan ke jajaran Pertamina.

"Baru saja saya selesai rapat dengan Direktur Utama PT Pertamina, mulai besok untuk semua pompa bensin di sini kita akan buka 24 jam untuk wilayah Bapak dan Ibu semua. Kita akan layani kebutuhan masyarakat 24 jam. Kita juga akan tambah genset agar bisa melayani saudara-saudara saya yang membutuhkan BBM di sini,"

Demikian penjelasan Bahlil di Pos Pengungsian Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu (3/12/2025).

Di sisi lain, Bahlil tak sungkan meminta maaf. Dia mengakui pelayanan pascabencana belum bisa maksimal. "Kami mohon maaf jika pasca terjadi bencana pelayanan kami belum maksimal, kami bersama Gubernur dan Bupati berusaha melayani bapak dan ibu semua agar mendapat pelayanan dengan baik," ujarnya.

Meski begitu, langkah konkret segera diambil. Bahlil memerintahkan PT Pertamina Patra Niaga untuk mengatur ulang stok dan arus distribusi BBM di Medan serta sekitarnya. Targetnya, dari 90 SPBU yang ada, sebanyak mungkin bisa beroperasi penuh sepanjang hari.

"Hasil rapat tadi kita akan tambah yang beroperasi 24 jam. Kurang lebih 60 SBPU yang kita operasikan 24 jam. Kita akan tambah lagi, kita lihat kalau memang bisa 90 SPBU beroperasi 24 jam,"

Kata Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, atau yang akrab disapa Ega.

Menurut Ega, kondisi pasokan untuk wilayah Medan sebenarnya sudah mulai membaik. Dua kapal pengangkut BBM berhasil sandar dan memenuhi stok di Terminal BBM Medan. "Untuk mengurangi antrean, kami akan tambah SPBU yang beroperasi 24 jam jadi kurang lebih 60 SPBU," jelasnya.

Pemerintah juga memberi dukungan kebijakan. Pertamina Patra Niaga diberi kelonggaran untuk memindahkan alokasi BBM antar kabupaten atau kota dalam satu provinsi. Kebijakan ini penting, mengingat banyak kendaraan kini beralih ke jalur alternatif setelah jalan utama rusak. Otomatis, konsumsi BBM pun bergeser ke ruas jalan yang masih bisa dilintasi.

Dengan kombinasi operasi nonstop dan fleksibilitas alokasi ini, harapannya jelas: distribusi bahan bakar bisa kembali lancar. Masyarakat di daerah terdampak pun tak perlu lagi antre panjang untuk sekadar mengisi tangki kendaraan mereka.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar