Lalu bagaimana dengan target energi bersih? Hashim, yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Perubahan Iklim, punya jawabannya. Meski tak menghapus energi fosil, pemerintah punya komitmen lain.
Jadi, strateginya adalah mengurangi intensitas pemakaian, bukan menghentikannya sama sekali. Sebuah jalan tengah yang, bagi banyak pihak, mungkin terasa seperti tarik-ulur antara tuntutan ekonomi dan tekanan lingkungan.
(Dhera Arizona)
Artikel Terkait
Yayasan Gates Siapkan Rp150 Triliun, Tapi PHK 500 Karyawan Mengintai
Cipratan Air Banjir Picu Amuk, Warga Koja Berakhir dengan Luka di Wajah
Ekonomi Jerman Akhirnya Tumbuh Tipis, Tapi Beban Ekspor Masih Membelit
Ekspor Mobil Ramah Lingkungan Korsel Tembus Rp1.200 Triliun di Tengah Pergeseran Pasar