MURIANETWORK.COM – Kamis sore itu, 8 Januari 2026, suasana di Gang Kutai Utara Nomor 1, Solo, tampak tenang seperti biasa. Tapi siapa sangka, di balik ketenangan itu, dua tokoh yang selama ini vokal berseberangan dengan pemerintah justru diam-diam menyambangi kediaman Joko Widodo. Mereka adalah Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Kunjungannya sembunyi-sembunyi, seolah tak ingin ada yang tahu.
Menurut kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin, hal itu wajar saja. “Mereka pasti paham betul. Datang ke rumah Jokowi itu dianggap aib besar, sebuah pengkhianatan. Bayangkan saja, kalau sampai ketahuan, mereka bakal dimaki habis-habisan oleh kawan-kawan aktivis dan rakyat yang selama ini mereka bela,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (16/1/2026).
Khozinudin melanjutkan, yang menarik justru sikap keduanya usai pertemuan. Biasanya lantang, kali ini mereka memilih bungkam. “Pasca kunjungan, mereka malah tutup mulut rapat-rapat. Padahal, untuk urusan lain, Eggi dan Damai itu gemar sekali menggelar konferensi pers,” sindirnya. Rupanya, ada kesepakatan khusus yang mereka pegang.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir