Di sisi lain, data tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang juga punya cerita sendiri. Pada Oktober 2025, TPK nasional berada di level 52,84 persen. Naik 2,68 poin dari September, tapi sayangnya masih turun 2,83 poin dibanding Oktober tahun lalu. Fluktuasi yang wajar di dunia pariwisata.
Yang mencolok adalah kinerja provinsi tertentu. Papua Selatan, misalnya, jadi pemuncak dengan TPK tertinggi se-Indonesia, yakni 66,49 persen.
"TPK klasifikasi hotel bintang tertinggi tercatat di provinsi Papua Selatan yakni sebesar 66,49 persen yang didorong oleh adanya event besar dan kunjungan kerja pemerintah pusat," papar Pudji.
Bahkan, provinsi tersebut juga mencatat kenaikan bulanan TPK terbesar, yaitu melonjak 14,48 poin persentase. Data BPS menunjukkan, sebagian besar provinsi mengalami peningkatan TPK di Oktober, meski empat provinsi lain justru catat penurunan.
Jadi, secara umum, semangat jalan-jalan di dalam negeri masih sangat kuat. Data-data ini setidaknya memberikan gambaran optimis bagi pelaku usaha di sektor pariwisata dan akomodasi.
Artikel Terkait
Pertamina Kaderisasi 419 Insinyur Hadapi Gelombang Transisi Energi
Satgas PKH Panggil 32 Perusahaan Tambang, Dua Absen dengan Denda Triliunan
Derbi Legenda Madrid-Barca di Jakarta 2026: Tiket Mulai Laris Manis
BCA Tutup Cabang Fisik Jelang Isra Mikraj, Layanan Digital Tetap 24 Jam