Banjir di Padang, Sumatera Barat, tak hanya meninggalkan duka, tapi juga memicu aksi solidaritas. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) pun turun langsung, menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp 2 miliar untuk korban terdampak. Tak cuma di Padang, bantuan serupa juga dikirim ke wilayah lain seperti Sibolga, Medan, dan Aceh.
Di Padang, bantuan yang diberikan beragam bentuknya. Mulai dari sembako, obat-obatan, sampai berbagai keperluan mendesak lainnya. Menariknya, BTN memilih jalur distribusi yang cukup strategis. Mereka menggandeng Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, serta Pemerintah Kota dan Provinsi Sumatera Barat. Alasannya? Lembaga-lembaga inilah yang dinilai punya akses paling langsung ke titik-titik terdampak.
Di tengah kesibukan penyaluran bantuan, Direktur Commercial Banking BTN, Hermita, menyampaikan rasa duka citanya.
"Kami turut berduka cita yang mendalam kepada masyarakat Padang dan sekitarnya," ujarnya.
Kehadiran tim BTN di lokasi bencana ini bukan tanpa alasan. Hermita menegaskan, ini adalah wujud komitmen nyata perseroan. Selain itu, aksi ini juga sejalan dengan arahan Danareksa untuk bergerak cepat membantu para korban.
"BTN tidak hanya hadir sebagai lembaga perbankan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat," tegas Hermita saat mendampingi proses penyaluran di Padang.
Ia berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban, setidaknya untuk memenuhi kebutuhan pokok dan mendukung aktivitas warga yang porak-poranda.
Sementara itu, Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menambahkan dimensi lain dari bantuan ini. Menurutnya, kehadiran langsung tim BTN di lapangan juga punya nilai dukungan moril yang tak kalah penting.
"Di masa-masa sulit ini, kami berupaya hadir dan mempercepat penyaluran bantuan sehingga dapat mengurangi beban para korban," tutur Ramon.
Soal koordinasi dengan universitas dan pemda, Ramon punya penjelasan. Kerja sama ini dipilih agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan cepat sampai ke tangan yang membutuhkan.
"Universitas dan pemerintah merupakan dua lembaga besar di Padang yang tentunya memiliki jaringan kuat dan akses langsung ke warga. Sehingga diharapkan distribusi bantuan menjadi lebih cepat dan efektif terutama dalam kondisi darurat," paparnya.
Tak lupa, perhatian juga diberikan kepada keluarga besar BTN sendiri. Perusahaan mengunjungi para karyawan, termasuk Tenaga Alih Daya (TAD), yang ikut menjadi korban banjir. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai bentuk dukungan moril di kala sulit. Aksi tanggap bencana ini sendiri merupakan bagian dari program BTN Peduli yang sedang berlangsung di wilayah Sumatera.
Artikel Terkait
Iran Buka Akses Penuh Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata Lebanon Berlangsung
Kedatangan Patrick Kluivert ke Jakarta Banjir Sambutan, Latihan Barcelona Legends Terganggu
Kemenkes Luncurkan Sistem Pelabelan Nutri-Level untuk Kendalikan Gula, Garam, dan Lemak
Unpad Nonaktifkan Guru Besar Diduga Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi Pertukaran