Isi bantuan yang dikirim cukup beragam, menyesuaikan dengan kebutuhan mendesak di lapangan. Untuk tahap awal yang ditujukan ke Pelabuhan Krengkuku, misalnya, termasuk tenda, genset, perahu, hingga kebutuhan sehari-hari seperti makanan siap saji, air mineral, beras, minyak goreng, dan wafer. Tak ketinggalan barang-barang khusus seperti pembalut wanita, pampers anak, dan hygiene kit.
Sementara itu, kiriman yang dialokasikan untuk Pelabuhan Kuala Langsa komposisinya hampir serupa, meski dengan jumlah perahu karet yang lebih banyak, yaitu tiga unit.
Di sisi lain, situasi korban bencana masih sangat memprihatinkan. Data terbaru dari BNPB mencatat korban jiwa yang meninggal di tiga provinsi, termasuk Aceh, telah mencapai 316 orang. Angka yang hilang pun masih tinggi, 289 jiwa, tersebar di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Pengiriman bantuan lewat laut ini diharapkan dapat segera meringankan beban warga yang masih bertahan di tengah reruntuhan dan genangan.
Artikel Terkait
Korlantas Panggil Pengusaha Angkutan, Persiapan Ketat Menyambut Puncak Mudik 2026
Audi F1 Resmi Meluncur, Hulkenberg dan Bortoleto Siap Pacu R26
Tiket Promo Whoosh Ludes, Penumpang Serbu Kereta Cepat di Libur Isra Mikraj
Insanul Fahmi Akhirnya Bertemu Anak, Minta Maaf ke Wardatina Mawa