Rasa syukur dan apresiasi yang hangat disampaikan oleh dua wali kota usai bertemu dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta. Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, dan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sama-sama merasakan dampak langsung dari dukungan Kementerian Pertanian bagi pengembangan sektor pertanian di daerah mereka.
Menurut mereka, respons cepat dan solusi permanen yang diberikan Amran benar-benar menjadi angin segar. Ini bukan sekadar janji, tapi langkah nyata yang bisa mendorong komoditas unggulan setempat.
“Kami dari Aceh, dari Sabang, tentunya sebuah kehormatan yang luar biasa sekali bisa diterima oleh Pak Menteri pada pagi yang berbahagia ini,” ujar Zulkifli dengan nada antusias.
Ia melanjutkan, “Bantuan dari Pak Menteri tadi langsung alhamdulillah sekali bisa kami dapat dilimpahkan kepada masyarakat.”
Zulkifli juga tak lupa menyoroti upaya hilirisasi yang digaungkan Amran. Baginya, langkah itu penting banget buat menambah nilai jual dan mendukung ekspor.
“Perlu juga kami sampaikan bahwa di Sabang itu ada dua pabrik sekarang. Kita karena daerah tujuan wisata, pengunjung dari Malaysia, dari Eropa, itu karena Sabang memiliki kakao yang A , sehingga peminatnya banyak sekali,” terangnya.
“Sekarang kita kekurangan bahan baku, jadi oleh karenanya bantuan dari Pak Menteri kami ucapkan terima kasih Pak,” tambah Zulkifli.
Di sisi lain, Wali Kota Batam Amsakar Achmad juga menyampaikan apresiasi serupa. Ia mendukung penuh sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Yang paling pertama ingin kami sampaikan terima kasih atas diskusi yang sangat dinamis dengan Pak Menteri tadi,” ungkap Amsakar.
“Semua spirit kita bagaimana agar berkontribusi untuk negara yang kita cinta ini, Merah Putih, itu kata kunci yang kita tangkap pada pagi hari ini,” imbuhnya.
Ia menjelaskan bahwa berbagai kebutuhan strategis Batam akan dipenuhi Kementan. Mulai dari penguatan tanaman jagung, dukungan beras premium Bulog, hingga penyediaan benih hortikultura untuk ekspor ke Singapura.
“Lalu beberapa harapan kita yang alhamdulillah akan dipenuhi oleh Pak Menteri, bagaimana perkuatan untuk tanaman jagung di daerah, bagaimana agar kita disupport beras premium dari Bulog, kemudian juga beberapa bibit-bibit hortikultura yang lain,” jelasnya.
“Kami sangat berterima kasih Pak Menteri, kalaulah komunikasi antara daerah dengan pusat bisa terbangun seperti ini, Insya Allah akan sangat kuat Republik ini ke depan,” ucap Amsakar penuh harap.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Amran menegaskan bahwa pemerintah pusat memang memberi perhatian serius pada sektor pertanian. Terutama untuk wilayah seperti Sabang dan Batam yang berada di garda terdepan Indonesia.
Komitmen itu dibuktikan dengan pemenuhan permintaan masyarakat setempat. Untuk Sabang, bantuan yang diberikan meliputi pengembangan padi gogo, kelapa, kakao, alsintan, dan pompa.
Yang menarik, Amran bahkan langsung berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan untuk mengembangkan desa nelayan merah putih di Sabang.
“Nah ini yang menarik, ada permintaan kakao, kemudian kelapa, padi gogo, pompa, desa nelayan. Kami langsung telepon Menteri KKP, sahabatku yang luar biasa, langsung beliau penuhi permintaan,” cerita Amran.
“Jadi ini adalah Rabu berkah, seluruh permintaan dipenuhi semua. Ini demi untuk rakyat Aceh, demi untuk rakyat Sabang,” jelasnya.
Tak hanya untuk Sabang, Amran juga memberikan dukungan serupa kepada Batam. Ia mendorong pengembangan hortikultura dan jagung di sana, bahkan berharap Batam bisa jadi pemasok hortikultura ke Singapura.
“Kemudian kami dukung hortikultura untuk Batam, nanti menyuplai ke Singapura. Ini yang benar, cara-cara ini yang diinginkan Bapak Presiden, cara-cara yang diinginkan pusat,” terangnya.
Dukungan ekspor juga diberikan kepada Sabang untuk mempercepat penetrasi cokelat mereka di pasar global. Menurut Amran, penguatan industri olahan kakao di sana bisa meningkatkan nilai tambah hingga 37 kali lipat.
“Jadi ini yang kita dorong industri, kami siapkan bibit unggul, nanti Kepala Dinas menindaklanjuti. Berapa saja Bapak minta, insya Allah kita penuhi untuk Sabang,” pungkas Amran menutup pertemuan.
Artikel Terkait
Pembiayaan Cicil Emas BSI Melonjak 97,9 Persen, Tembus Rp16,93 Triliun di Tengah Tren Investasi Lindung Inflasi
Perusahaan China Incar Peluang Besar di Balik Target PLTS 100 GW Indonesia, Soroti Kebutuhan Teknologi Penyimpanan Energi
Presiden Prabowo Resmikan RSUD Lampung Barat dan Buka Munas Hipmi 2026 di Lampung
Investor China dan Hong Kong Dilarang Ikut IPO SpaceX, Alihkan Buruan ke Saham Terkait