BNNP DIY Endus Laboratorium Rahasia Produksi Narkoba di Yogyakarta

- Rabu, 26 November 2025 | 17:54 WIB
BNNP DIY Endus Laboratorium Rahasia Produksi Narkoba di Yogyakarta
Laporan BNNP DIY

Yogyakarta digegerkan oleh temuan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY. Mereka mengendus keberadaan clandestine laboratory atau laboratorium rahasia yang diduga kuat dipakai untuk memproduksi narkotika ilegal.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP DIY, Kombes Pol Trisaksono Puspo Adji, mengonfirmasi hal ini. Lewat telepon pada Rabu (26/11), ia menyebut bahwa pihaknya masih mendalami informasi yang beredar.

"Kita mendeteksi, adanya informasi bahwa di tempat-tempat tertentu ada clandestine lab. Masih kita dalami," ujarnya.

Menurut Trisaksono, pengungkapan lab ini sangat penting. Tujuannya jelas: memutus mata rantai produksi narkoba di wilayah Yogyakarta.

"Clandestine lab ini kan harus kita ungkap supaya tidak ada produksi narkotika di wilayah DIY," tegasnya.

Sayangnya, detail seperti jenis narkoba yang diproduksi atau lokasi pastinya belum bisa diungkap ke publik. Semua masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Trisaksono hanya memberi sedikit petunjuk, bahwa lokasinya berada di wilayah DIY dan sekitarnya.

Di sisi lain, peran masyarakat dinilai krusial. Trisaksono secara khusus meminta bantuan dari para ketua RT, RW, hingga perangkat daerah seperti kapanewon dan camat.

"BNN sudah beberapa kali melakukan pengungkapan terhadap clandestine lab. Dan diharapkan seluruh ketua RT, ketua RW, kemudian kapanewon, seluruh camat bisa bekerja sama. Untuk melakukan atau memberikan informasi kepada BNN nanti," paparnya.

Ia berharap warga tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Laporan bisa disampaikan langsung ke BNNP DIY atau kantor BNNK setempat, seperti di Kota Yogyakarta, Bantul, maupun Sleman.

Mengawal Arus Mudik dan Momen Tahun Baru

Sementara itu, momen pergantian tahun juga jadi perhatian serius. BNNP DIY meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat pengawasan di berbagai titik, mulai dari bandara, stasiun, hingga terminal.

Upaya ini ternyata sudah membuahkan hasil. Dua pekan lalu, mereka berhasil menggagalkan penyelundupan 12 paket sabu yang hendak masuk ke Yogyakarta. Tak hanya barang bukti, pengedar yang berperan sebagai tersangka pun berhasil diamankan.

"Bisa kita mengantisipasi barang-barang yang masuk ke wilayah DIY. Ada 12 paket sabu-sabu yang kita amankan. Kita lakukan penangkapan terhadap tersangkanya," tandas Trisaksono.

Langkah proaktif ini diharapkan bisa meredam peredaran narkotika, terutama di momen-momen rawan seperti akhir tahun.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags