Percakapan mereka berlanjut. Inara pun membahas kemungkinan punya pasangan baru di depan Starla. Dia bertanya apakah anaknya akan memberi izin kalau kelak ada sosok lain yang akan jadi ayah sambung.
"Menurut kamu kalau Mami misalnya punya pasangan gimana?," tanya Inara.
Jawaban Starla spontan dan tegas. "No, I don't want. I don't," katanya tanpa ragu.
Mendengar respons putrinya, Inara tak lantas menyerah. Dia mencoba memberi pengertian bahwa suatu hari nanti Starla harus membuka diri untuk mengenal orang baru dalam hidup mereka.
"Tapi nanti kamu akan mencoba untuk bisa mengenal orang lain kan? Whether maybe he's kind of good person or not (mungkin dia orang baik atau bukan)?," bujuk Inara. Starla akhirnya mengangguk, setuju meski mungkin dengan berat hati.
Kini, percakapan itu terasa lebih menusuk. Di tengah hiruk-pikuk tuduhan perselingkuhan, peringatan polos dari seorang anak seperti punya makna yang jauh lebih dalam.
Artikel Terkait
Hujan Deras dan Angin Kencang di Bekasi Tumbangkan Pohon, Rusak Rumah, dan Lumpuhkan Jalan
CEO Danantara Tinjau Teknologi Mobil Otonom di Fasilitas EVE Energy China
BPOM Perluas Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Berisiko Tangani KLB
Gubernur DKI Sarankan Bungkus Daun Pisang di Tengah Lonjakan Harga Plastik