Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menyatakan kesiapan lembaganya untuk mengkaji wacana redenominasi atau penyederhanaan mata uang Rupiah. Pernyataan ini ia sampaikan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/11/2025).
Menurut Arif, memberikan rekomendasi kebijakan untuk pemerintah adalah tugas pokok BRIN. Rencana penyederhanaan nilai Rupiah ini pun masuk dalam ranah tersebut.
"Ya tentu," ujarnya ketika dikonfirmasi.
"Segala isu-isu strategis yang menjadi concern dari pemerintah, InsyaAllah BRIN siap untuk memberikan kontribusi berupa rekomendasi policy apa yang sebaiknya dilakukan."
Artikel Terkait
Gibran Soroti Kerugian Rp 9.000 Triliun Akibat Manipulasi Faktur Ekspor-Impor
Prabowo Mundur dari Ketum IPSI Usai 34 Tahun, Fokus ke Tugas Presiden
KPK Tangkap Bupati Tulungagung dalam OTT Kasus Pemerasan
KPK Amankan Bupati Tulungagung dan 12 Pihak Lain dalam OTT, Sita Uang Ratusan Juta