Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menyatakan kesiapan lembaganya untuk mengkaji wacana redenominasi atau penyederhanaan mata uang Rupiah. Pernyataan ini ia sampaikan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/11/2025).
Menurut Arif, memberikan rekomendasi kebijakan untuk pemerintah adalah tugas pokok BRIN. Rencana penyederhanaan nilai Rupiah ini pun masuk dalam ranah tersebut.
"Ya tentu," ujarnya ketika dikonfirmasi.
"Segala isu-isu strategis yang menjadi concern dari pemerintah, InsyaAllah BRIN siap untuk memberikan kontribusi berupa rekomendasi policy apa yang sebaiknya dilakukan."
Artikel Terkait
Bauran Energi Hijau Indonesia Sentuh 15,75 Persen di 2025
Defisit APBN 2025 Sengaja Dibesarkan, Purbaya: Biar Ekonomi Tak Morat-Marit
Mendagri Izinkan Warga Gunakan Kayu Banjir untuk Bangun Rumah, Asal Tak Dijual
Prabowo Siap Sambangi Forum Ekonomi Dunia di Davos 2026