iNews Gelar Anugerah Penggerak Nusantara, Apresiasi 27 Pilar Pembangunan

- Jumat, 21 November 2025 | 11:35 WIB
iNews Gelar Anugerah Penggerak Nusantara, Apresiasi 27 Pilar Pembangunan

Malam itu, Kamis 20 November 2025, MNC Convention Hall di iNews Tower Jakarta tampak meriah. iNews Media Group baru saja sukses menggelar Anugerah Penggerak Nusantara 2025. Acara penghargaan ini diberikan kepada berbagai pihak mulai dari kementerian, lembaga negara, pemerintah daerah, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, hingga tokoh individu yang dinilai punya kontribusi nyata dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Tema yang diusung kali ini adalah "Sinergi untuk Negeri: Membangun Masa Depan Indonesia yang Berdaya Saing." Intinya, acara ini ingin mendorong kolaborasi lintas sektor demi kemajuan bangsa. Dan memang, nuansa kolaborasi itu terasa kuat sepanjang malam.

Yang bikin acara makin meriah, hadir beberapa anggota Kabinet Merah Putih. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Agama Nassarudin Umar, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas. Menurut sejumlah pengamat, ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk membangun ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, lewat kerja sama dengan berbagai pihak.

Dalam sambutannya, CEO iNews Media Group Angela Tanoesoedibjo tak lupa mengucapkan terima kasih atas dukungan publik dan para mitra. Berkat itu, iNews berhasil menjadi televisi berita dengan jangkauan terluas dan performa nomor satu dalam tiga tahun terakhir.

Tapi menurut Angela, capaian itu justru jadi amanah lebih besar. Di tengah maraknya misinformasi, media berlisensi seperti iNews harus menjaga integritas pemberitaan. "Kami ingin terus menjadi ruang verifikasi informasi, sekaligus pilar yang mencerdaskan masyarakat dan menjaga persatuan," ujarnya.

Anugerah Penggerak Nusantara 2025, lanjut Angela, adalah bentuk apresiasi bagi tokoh dan institusi yang menjadi motor pembangunan nasional. Ia berharap penghargaan ini bisa memperkuat sinergi lintas sektor, mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.

Sebagai kelompok media nasional, iNews siap terus berkolaborasi dengan pemerintah. Caranya? Lewat informasi yang kredibel, program edukatif, dan ruang apresiasi publik. Komitmennya jelas: mendukung agenda strategis nasional secara independen namun konstruktif.

Malam penghargaan itu pun mengumumkan 27 penerima apresiasi dari berbagai kategori. Mereka yang terpilih antara lain:

Kementerian Koordinator Bidang Pangan meraih Anugerah Penggerak Sektor Pangan. Kementerian Agama dapat penghargaan di bidang Harmoni & Ekoteologi. Sementara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah diakui sebagai Penggerak Pendidikan.

Di sektor BUMN, PT Bank Negara Indonesia (BNI) dan PT Pembangunan Perumahan (PP) sama-sama dapat Anugerah Penggerak Transformasi Digital. Bank Mandiri dan Pertamina Patra Niaga meraih penghargaan di kategori Green Economy.

Beberapa pemerintah daerah dan BUMD juga tak luput dari perhatian. Pemda Malinau, misalnya, dapat apresiasi di bidang Pariwisata & Ekonomi Kreatif. PAM JAYA diakui sebagai Penggerak Pelayanan Publik.

Dari pihak swasta, PT Sido Muncul dan AQUA mendapat penghargaan untuk kontribusi CSR mereka. Askrindo dan dr. Ayu Widyaningrum sama-sama meraih Anugerah Penggerak Inovasi untuk Negeri.

Proses penilaiannya sendiri cukup ketat. Panelis profesional seperti Prof. Roy Sembel, Yuswohady, dan Masirom menilai berdasarkan dampak positif, inovasi, keberlanjutan, serta kontribusi strategis terhadap pembangunan nasional.

Melalui acara ini, iNews Media Group kembali menegaskan komitmennya: ingin terus jadi media yang kredibel, inspiratif, dan aktif memperkuat ekosistem pembangunan nasional. Dengan semangat kolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Anugerah Penggerak Nusantara 2025 diharapkan bisa memicu lebih banyak inovasi dan kontribusi nyata. Tujuannya satu: mewujudkan Indonesia yang berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar