Prabowo dan Dasco Bahas Nasib Ojol hingga Persiapan Haji di Istana

- Kamis, 20 November 2025 | 19:15 WIB
Prabowo dan Dasco Bahas Nasib Ojol hingga Persiapan Haji di Istana

JAKARTA - Suasana di Istana Merdeka pada Kamis (20/11/2025) tampak cukup sibuk. Presiden Prabowo Subianto kedatangan tamu penting, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan ini, seperti yang diunggah akun Instagram Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet, membahas berbagai isu strategis yang cukup kompleks.

Dari foto yang beredar, Prabowo tampil dengan baju safari khasnya. Sementara itu, Dasco memilih batik bermotif hijau. Mereka duduk berhadapan, terlihat serius membicarakan banyak hal.

Nah, topik yang mengemuka cukup beragam. Mulai dari nasib para pengemudi ojek online yang masih terus diperjuangkan kesejahteraannya. Lalu ada juga pembahasan tentang reforma agraria. Program redistribusi lahan ini diharapkan benar-benar bisa berpihak kepada masyarakat kecil.

Menariknya, persiapan haji 2026 juga ikut dibicarakan. Padahal masih cukup lama, tapi tampaknya pemerintah ingin mempersiapkannya dengan matang.

Di sisi lain, Dasco ternyata tidak hanya datang membawa aspirasi pribadi. Dia menyampaikan suara para kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI). Mereka punya harapan besar terhadap program-program pemerintah yang sedang berjalan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi perhatian khusus. Para kepala desa berharap kedua program ini bisa memberikan manfaat yang lebih optimal bagi warga di pedesaan. Mereka ingin programnya benar-benar menyentuh masyarakat, tidak sekadar wacana.

Pertemuan ini terlihat cukup intens. Meski belum diketahui hasil konkretnya, setidaknya komunikasi antara eksekutif dan legislatif terus berjalan. Yang jelas, Prabowo dan Dasco sepakat bahwa semua program harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar