Kecelakaan Bus Stockholm Tewaskan 3 Orang: Kronologi dan Penyebab Insiden Maut

- Sabtu, 15 November 2025 | 11:40 WIB
Kecelakaan Bus Stockholm Tewaskan 3 Orang: Kronologi dan Penyebab Insiden Maut
Kecelakaan Bus di Stockholm: 3 Tewas Setelah Tabrak Halte - Info Terkini

Kecelakaan Bus Tewaskan 3 Orang di Halte Stockholm

Sebuah insiden kecelakaan bus yang tragis terjadi di Stockholm, Swedia, pada hari Jumat. Kejadian di halte bus ini mengakibatkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk sang pengemudi bus.

Menurut laporan, kecelakaan bus Stockholm ini berlangsung sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Lokasi kejadian tepatnya berada di Jalan Valhallavagen, kawasan Ostermalm, yang merupakan pusat kota dan jalan utama yang ramai.

Kronologi dari kepolisian setempat menyebutkan bahwa bus tersebut dalam kondisi tanpa penumpang. Bus itu diduga menabrak sebuah tiang yang berada dekat dengan halte bus, menyebabkan kendaraan terguling dan akhirnya menyeruduk sejumlah pejalan kaki yang ada di sekitar lokasi.

Otoritas kepolisian Swedia dengan cepat memberikan klarifikasi penting. Mereka memastikan bahwa insiden tabrak halte bus ini tidak terkait dengan aksi terorisme. Pernyataan ini disampaikan untuk meredam kekhawatiran publik pasca kejadian.

Menanggapi musibah ini, Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam. Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di platform media sosial, Kristersson mengungkapkan dukanya menerima kabar tragis tersebut.

"Saya menerima kabar tragis, beberapa orang meninggal dan luka di sebuah halte bus pusat Kota Stockholm. Mereka mungkin sedang dalam perjalanan pulang untuk bertemu keluarga, teman, atau menikmati malam yang tenang di rumah," tulisnya.

Lebih lanjut, Perdana Menteri menyatakan bahwa penyelidikan penyebab kecelakaan maut ini telah diperintahkan dan masih terus berlangsung untuk mengungkap faktor-faktor yang melatarbelakangi insiden tersebut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar