Latar Belakang Kajian Cukai Plastik
Rencana pengenaan cukai terhadap produk plastik sekali pakai, termasuk popok dan tisu basah, telah dikaji oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sejak tahun 2021. Kajian ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah tentang Penanganan Sampah Laut serta masukan dari DPR.
Kajian tersebut bertujuan untuk memetakan berbagai produk plastik sekali pakai yang secara teori memenuhi kriteria sebagai Barang Kena Cukai, sebagai bagian dari upaya penanganan sampah plastik di laut.
Status Terkini Masih Tahap Kajian
Pihak Bea dan Cukai menegaskan bahwa pembahasan mengenai cukai untuk produk-produk tersebut masih berada pada tahap kajian ilmiah. Saat ini belum ada penetapan target penerimaan negara dari potensi cukai ini, dan kajian tersebut belum mengarah pada penetapan kebijakan yang akan segera diterapkan.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya pungutan cukai baru untuk popok dan tisu basah dalam waktu dekat, karena pemerintah masih memprioritaskan stabilitas dan pemulihan ekonomi terlebih dahulu.
Artikel Terkait
Persija Siap Bertarung Habis-habisan Hadapi Bhayangkara yang On Fire
Bulog Salurkan 828.000 Ton Beras Program Sepanjang 2026 untuk Stabilisasi Harga
Long Weekend Paskah, 73 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor
Manchester City Hancurkan Liverpool 4-0, Haaland Cetak Hattrick ke Semifinal Piala FA