Dana Mengendap Pemprov Jabar: Dedi Mulyadi Diminta Fokus dan Tidak Buang Badan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapatkan sorotan tajam terkait laporan dana Pemprov Jabar yang mengendap di perbankan. Menanggapi hal ini, pengamat menegaskan bahwa Dedi Mulyadi tidak boleh buang badan dan harus segera fokus menuntaskan masalah ini.
Pernyataan Pengamat Komunikasi Politik
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menegaskan bahwa Dedi Mulyadi sebaiknya berkonsentrasi penuh untuk menangani masalah dana mengendap tersebut. Menurutnya, Gubernur harus menelusuri akar permasalahan dan motif di balik pengendapan dana daerah, terutama yang disimpan dalam bentuk deposito.
Sidak ke Pabrik Aqua Dianggap Pengalihan Isu?
Jamiluddin juga menyoroti inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Dedi Mulyadi ke pabrik air kemasan Aqua di Subang. Tindakan ini dinilai tidak heran jika memunculkan asumsi sebagai bentuk pengalihan isu dari persoalan dana mengendap yang sedang dihadapi.
Pentingnya Bukti dan Investigasi
Untuk meminimalkan tuduhan negatif, Jamiluddin menekankan bahwa Dedi Mulyadi perlu membuktikan keseriusannya bukan sekadar dengan kata-kata, tetapi melalui hasil investigasi yang konkret dan transparan. Penyelesaian masalah ini dinilai krusial untuk memulihkan kepercayaan publik.
Artikel Terkait
Kepemimpinan PBNU Kembali ke Gus Yahya, Muktamar 35 Dijadwalkan 2026
Kontroversi Video Rektor UGM: Tahun Kelulusan Jokowi Berubah dalam Dua Versi
TPUA Soroti Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis: Karakter Pengkhianat hingga Tudingan Layani Jokowi
Desakan Organisasi Pemuda: Erick Thohir Dinilai Gagal, Minta Kemenpora Dipisah