Mahfud juga menyoroti kekeliruan yang dilakukan KPK dengan menganggap dirinya sebagai sumber awal isu mark up proyek Whoosh. Ia menjelaskan bahwa isu ini pertama kali diangkat oleh Nusantara TV dalam program "Prime Dialog" edisi 13 Oktober 2025, yang menampilkan narasumber Agus Pambagyo dan Antony Budiawan.
"Yang berbicara soal kemelut Whoosh itu sumber awalnya bukan saya. Seperti saya sebut di podcast TERUS TERANG, yang awalnya menyiarkan itu adalah Nusantara TV dengan narasumber Agus Pambagyo dan Antony Budiawan," jelas Mahfud.
Mahfud Siap Bantu KPK Telusuri Informasi
Mahfud menegaskan bahwa semua yang disampaikannya di podcast-nya bersumber dari siaran resmi Nusantara TV tersebut. Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk membantu KPK menelusuri informasi tersebut dengan menunjukkan tayangan aslinya.
"Jadi jika memang berminat menyelidiki Whoosh, KPK tak usah menunggu laporan dari saya. Panggil saja saya, dan saya akan tunjukkan siaran dari Nusantara TV. Setelah itu panggil Nusantara TV, Antoni Budiawan, dan Agus Pambagyo untuk dimintai keterangan," katanya.
Ia menutup pernyataannya dengan menyindir lembaga antirasuah tersebut. "Aneh jika lembaga sebesar KPK tidak tahu bahwa Nusantara TV sudah menyiarkan masalah tersebut sebelum saya membahasnya di podcast TERUS TERANG," pungkas Mahfud.
Artikel Terkait
Said Didu Bongkar Pembicaraan Empat Jam dengan Prabowo: Kami Bukan Ternak Siapa-siapa
Jokowi Pacu PSI, Siapkan Dinasti Politik Lewat Dua Anak
Dokter Tifa Soroti Penampilan Jokowi di Rakernas PSI: Playing Victim di Balik Kondisi Fisik?
Malam Rahasia di Kertanegara: Siapa Saja Tamu Prabowo yang Dibahas Hingga Larut?