Gibran Rakabuming Raka Didorong Beri Klarifikasi Soal Ijazah, Publik Tunggu Jawaban
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terlihat tenang meski kontroversi mengenai latar belakang pendidikannya terus mencuat. Isu yang berkembang menyangkut syarat keabsahan ijazah penyetaraan untuk pendidikannya di luar negeri.
Sejumlah pihak mempertanyakan kelengkapan dokumen pendidikan Gibran, khususnya ijazah setingkat SMA atau SMK dari luar negeri. Dokumen ini disebut sebagai syarat mutlak untuk proses penyetaraan ijazah di Indonesia.
Pemerhati sosial dan politik, Sugiyanto, menegaskan bahwa publik menantikan klarifikasi resmi dari Gibran. Hal ini dinilai penting untuk menjaga integritas hukum dan etika dalam proses pencalonan pejabat publik.
"Pertanyaannya apakah Gibran bernyali?" ujar Sugiyanto dalam keterangan tertulisnya pada Jumat, 17 Oktober 2025.
Sugiyanto juga mempertanyakan konsistensi penerapan aturan oleh negara. "Apakah negara telah menerapkan standar yang sama bagi seluruh warga negara, ataukah terdapat perlakuan khusus bagi keluarga penguasa? Karena ada dugaan ijazah penyetaraan Gibran cacat hukum," tambahnya.
Di sisi lain, gugatan perdata senilai Rp125 triliun yang diajukan Subhan terhadap Gibran akan berlanjut ke sidang pokok perkara. Proses ini dilakukan setelah upaya mediasi gagal mencapai kesepakatan perdamaian.
Subhan mengungkapkan bahwa dalam mediasi, kuasa hukum Gibran menolak dua persyaratan yang diajukannya. Persyaratan tersebut berkaitan dengan permintaan maaf publik dan pengunduran diri Gibran dari jabatan Wakil Presiden.
Sumber: https://rmol.id/amp/2025/10/17/683476/rakyat-menunggu-klarifikasi-gibran-soal-ijazah-sma-
Artikel Terkait
Gerindra Santai Tanggapi Blusukan Politik Jokowi-Kaesang, Tapi Tolak Wacana Prabowo Dua Periode
Jokowi Mulai Blusukan di Lampung, Tiga Hari Disi Agendakan Hadiri Acara PSI
Analis: Reshuffle Kabinet Jadi Ajang Adu Pengaruh PDIP dan Kubu Jokowi
Dudung Bantah Terlibat Susun Pidato Prabowo yang Dikritik Habib Rizieq