“Langkah langkah pencegahan dilakukan dengan menghubungi tim kampanye, memberikan penjelasan aturan, dan melibatkan komunikasi dengan masyarakat setempat,” terang Hery Hardianto
Hery Hardianto menambahkan, Panwaslu Limo juga menjalin komunikasi erat dengan seluruh unsur, seperti Peserta Pemilu, Polsek, Koramil, pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan forum masyarakat.
"Melalui kegiatan sosialisasi partisipatif, surat himbauan, dan posko aduan masyarakat, mereka berusaha menjaga netralitas ASN dan mencegah pelanggaran kampanye," tambah Hery Hardianto
Hery Hardianto menuturkan, dalam upaya memastikan informasi terkoneksi dengan cepat, Panwaslu Kecamatan Limo membentuk grup WhatsApp yang melibatkan unsur keamanan dan pemerintahan.
"Peningkatan kapasitas pengawas, baik formal maupun informal, menjadi fokus untuk mengantisipasi berbagai bentuk pelanggaran kampanye," tutur Hery Hardianto.
Baca Juga: Panwascam Tapos Depok Pastikan Regulasi Logistik Pemilu Sesuai Aturan
Selain itu, Panwaslu Kecamatan Limo secara intensif melakukan pengawasan terhadap tahapan logistik dalam Pemilihan Umum tahun 2024.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radardepok.com
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir