Ia mengkritik upaya menutupi fakta dengan narasi seolah-olah semua berjalan baik. Menurutnya, hal itu justru merupakan bentuk kebohongan.
"Tidak ada gunanya mati-matian menutupi fakta kesemrawutan. Itu bukan watak kepemimpinan Pak Prabowo," tegasnya.
Dahnil menekankan, mulai tahun depan ketika BP Haji secara resmi menjadi penyelenggara dan penanggung jawab utama, seluruh pihak harus bekerja keras agar pelayanan kepada jemaah haji berjalan maksimal.
"Ketika BP Haji resmi sebagai penyelenggara dan penanggungjawab, maka harus dipastikan tidak lagi ada pengulangan kejadian hari ini," tandasnya.
Banyak aspek yang harus dievaluasi dari penyelenggaraan ibadah haji 2025. Contohnya saat jemaah berada di tenda Mina, harus rela berimpitan dan melipat kaki saat tidur, serta jumlah toilet yang tidak sebanding dengan banyaknya jemaah haji
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir