Aryo mengatakan, nama-nama yang maju tersebut justru tidak banyak mendapatkan perhatian di awal. “Jadi, apapun itu sebelum janur kuning melengkung atau janur merah, janur oranye, jalur hijau, itu semuanya masih mungkin,” kata Aryo menegaskan.
Ia juga menambahkan, masing-masing partai politik tentu memiliki kepentingan untuk menempatkan kadernya di jabatan publik.
Oleh karenanya, terkait dengan Pilkada 2024 masih banyak kemungkinan yang terbuka, khususnya soal pasangan yang akan mendampingi Anies Baswedan
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Klaim Pertemuan Damai-Jokowi Dipertanyakan, Roy Suryo Soroti Kecurigaan Pencairan
Eggi Sudjana Klaim Ijazah Jokowi Asli, Tapi Masih di Luar Ruang Sidang
Celios Soroti APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja Membengkak, Defisit Nyaris Tembus Batas
PDIP Keluarkan Surat Tegas: Kader Dilarang Keras Korupsi dan Menyalahgunakan Kekuasaan