MURIANETWORK.COM - Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Yusri Nuryanto menegaskan bahwa keributan antara personel TNI dan Polri di Mappi, Papua Selatan, telah diselesaikan melalui jalur mediasi. Insiden yang terjadi pada Kamis (13/2) di Distrik Obaa tersebut berawal dari miskomunikasi dan telah ditangani secara internal oleh aparat di tingkat lokal.
Mediasi sebagai Jalan Penyelesaian
Mayjen Yusri Nuryanto menyampaikan bahwa proses penyelesaian telah rampung. Menurutnya, mediasi antara kedua institusi berjalan dengan baik dan menutup permasalahan tersebut.
"Sudah diselesaikan dan sudah dimediasi antara TNI dengan Polri. Demikian ya," ucapnya saat ditemui di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat.
Proses mediasi itu sendiri, jelasnya, telah dilaksanakan oleh polisi militer TNI AD di wilayah setempat, menunjukkan adanya mekanisme internal yang dijalankan untuk menangani perselisihan antar-anggota.
Artikel Terkait
Jepang dan Indonesia Pererat Kemitraan Strategis di Bidang Ekonomi, Keamanan, dan Energi
Indonesia Desak PBB Selidiki Kematian Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Kemnaker Tegaskan Aturan Kerja di Hari Libur dan Hak Upah Lembur Pekerja
Netanyahu Tegaskan Perang dengan Iran Berlanjut, Abaikan Sinyal Damai dari Teheran