Puluhan Ribu Ular Garter Berhibernasi dan Kawin Massal di Gua Kanada

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 02:45 WIB
Puluhan Ribu Ular Garter Berhibernasi dan Kawin Massal di Gua Kanada

MURIANETWORK.COM - Kawasan Sarang Ular Narcisse di Manitoba, Kanada, menjadi rumah bagi salah satu fenomena alam terunik di dunia: hibernasi dan perkawinan massal puluhan ribu ular garter sisi merah. Setiap tahun, antara 75.000 hingga 150.000 reptil ini memadati gua-gua kapur alami di kawasan konservasi tersebut, menciptakan pemandangan yang luar biasa sekaligus menegangkan bagi mereka yang takut pada ular.

Rumah Musim Dingin bagi Ratusan Ribu Ular

Terletak sekitar enam kilometer di utara kota Narcisse, kawasan ini bukanlah tempat sembarangan. Lanskapnya yang berupa padang rumput dan hutan ternyata berdiri di atas formasi batu kapur berusia jutaan tahun. Proses alamiah telah mengukir celah dan gua bawah tanah yang unik. Yang membuatnya istimewa, kedalaman gua-gua ini tepat berada di bawah garis beku tanah namun tetap kering, menciptakan ruang hibernasi yang stabil dan terlindungi.

Kondisi inilah yang menarik perhatian ular garter sisi merah (Thamnophis sirtalis parietalis). Sebagai hewan berdarah dingin, mereka sepenuhnya bergantung pada panas eksternal. Ketika musim dingin Kanada yang keras tiba, dengan suhu yang bisa merosot hingga minus 30 derajat Celsius, gua-gua di Narcisse menjadi tempat perlindungan yang vital. Mereka mulai berdatangan pada akhir September dan menghabiskan lima hingga enam bulan berikutnya dalam keadaan dorman.

Puncak Spektakuler di Musim Semi

Ketika hawa dingin mulai mencair di akhir April atau awal Mei, ketenangan di Sarang Ular Narcisse berubah menjadi keriuhan massal. Ribuan ular keluar secara serentak dari empat gua aktif di kawasan itu untuk menjalani ritual tahunan yang paling penting: perkawinan.

Ular jantan biasanya muncul lebih dulu, menunggu di sekitar mulut gua. Begitu betina keluar, ia melepaskan feromon yang memicu aksi yang dikenal sebagai "mating ball".

"Dozinan, bahkan ratusan, ular jantan akan membentuk gumpalan yang bergeliat dan saling melilit, berusaha menjadi yang pertama membuahi betina di tengahnya," jelas seorang pengamat yang familiar dengan lokasi tersebut. Fenomena kompetitif ini menjadi tontonan alam yang langka dan intens, menarik perhatian wisatawan dan peneliti dari berbagai penjuru.

Waktu Terbaik untuk Menyaksikan Fenomena

Bagi yang ingin menyaksikan langsung keajaiban alam ini, timing adalah segalanya. Periode terbaik untuk berkunjung adalah selama musim semi, khususnya dari pertengahan April hingga tiga minggu pertama bulan Mei. Pada rentang waktu inilah aktivitas ular berada di puncaknya, dengan akhir pekan Hari Ibu sering kali menjadi momen paling ramai untuk pengamatan.

Selain musim semi, awal musim gugur juga menawarkan kesempatan pengamatan yang baik. Sejak awal September, ular-ular mulai kembali ke sarangnya. Pada hari-hari yang masih cerah dan hangat, mereka masih terlihat aktif di permukaan sebelum akhirnya menghilang ke dalam gua untuk menghadapi musim dingin yang panjang.

Meski menawarkan pengalaman yang tak terlupakan, kunjungan ke Narcisse Snake Dens tentu memerlukan persiapan dan sikap hormat terhadap alam. Kawasan ini adalah situs konservasi, di mana keberadaan reptil-reptil tersebut dilindungi. Pengunjung diharapkan tetap berada di jalur interpretatif yang telah disediakan, menjaga ketenangan, dan tentu saja, mengatasi rasa takut jika ingin benar-benar menghargai skala dan keunikan fenomena yang terjadi di depan mata.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar