MURIANETWORK.COM - Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra menegur sejumlah kuasa hukum Partai Demokrat dalam sidang sengketa Pileg 2024.
Hal itu dilakukan saat menyidangkan perkara nomor 99 dengan pemohon Partai Demokrat di Dapil Jawa Tengah 5. Saldi mempersoalkan Kartu Tanda Anggota (KTA) para kuasa hukum itu.
Awalnya, Ketua Sidang Panel 2 itu mempermasalahkan satu kuasa hukum yang belum memiliki KTA advokat. “Kuasa hukum Gracia Rumia Sarah Taida belum ada KTA,” kata Saldi di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2024).
Dia kemudian menyebut nama kuasa hukum yang lain dan mempermasalahkan KTA yang terpotong. Akibatnya, tahun kadaluwarsa KTA tersebut tidak terbaca. “Kuasa Hukum Renvil Antonio KTA dan fotocopy KTA terpotong dan expired tanggal 31 Desember.
Enggak kelihatan itu tahun berapa itu belakangnya,” ucapnya. “Jadi kepotong kayak begitu, hilang tahunnya.
Jadi kita bisa menduga-duga ini expired-nya 2024 atau bagaimana,” lanjut Saldi. Selain itu, Saldi juga mempersoalkan satu kuasa hukum yang KTA-nya belum diperpanjang.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir