Lalu, apa yang dibicarakan selama hampir lima jam itu? Ternyata, dengan Abraham Samad misalnya, Prabowo tidak membahas rencana mengembalikan UU KPK ke format lama. Topiknya lebih ke pertukaran pengalaman.
Prasetyo menjelaskan, Presiden ingin mendapat penjelasan dari mantan Ketua KPK itu soal pengalamannya memberantas korupsi. “Jadi, beliau ingin mendapatkan penjelasan dan bagaimana ini sekali lagi, korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya,” tandasnya.
Pertemuan semacam ini rencananya akan berlanjut dengan tokoh nasional lainnya. Tujuannya tetap sama: diskusi, terima masukan, dan beri penjelasan.
Menariknya, kabar pertemuan ini justru pertama kali diungkap oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Dialah yang menyebut bahwa Prabowo bertemu dengan "tokoh-tokoh oposisi" untuk membahas kepentingan negara.
Sedangkan Abraham Samad, dalam sebuah wawancara televisi, mengaku pertemuan itu berlangsung sangat intens. Begitu asyiknya sampai-sampai, “sampai lupa makan malam,” ujarnya.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir