Petisi Ahli pun menegaskan soal tanggung jawab moral seorang tokoh publik, apalagi yang pernah menduduki jabatan strategis. Mereka diharapkan menjaga narasi publik agar tidak memecah belah institusi negara yang sudah berdiri.
Meski begitu, Pitra mengingatkan bahwa kritik terhadap Polri sebenarnya sah-sah saja. Asalkan dilakukan secara objektif, proporsional, dan tentu saja, berbasis fakta.
Semua ini berawal dari sebuah video yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, Gatot Nurmantyo menyoroti pernyataan Kapolri yang menyatakan siap mundur jadi petani jika Polri tak lagi di bawah Presiden. Gatot menyebutnya sebagai bentuk ancaman.
Ucapan Gatot itulah yang kini memantik gelombang kritik dari kalangan ahli hukum, mempertanyakan niat dan dampak dari pernyataannya terhadap keutuhan institusi penegak hukum.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Soroti Penampilan Jokowi di Rakernas PSI: Playing Victim di Balik Kondisi Fisik?
Malam Rahasia di Kertanegara: Siapa Saja Tamu Prabowo yang Dibahas Hingga Larut?
Janji Pulang Kampung Jokowi Ternyata Cuma Angin Lalu
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia dengan Tokoh Oposisi, Bahas Kebocoran Triliunan