Ia juga menyinggung bendungan Wadas yang juga tertuduhkan kepadanya. Ia menegaskan, saat menjabat Gubernur Jawa Tengah harus turut ambil tanggung jawab, karena sudah lama tak terselesaikan.
"Wadas, saya amankan itu, karena belasan tahun tidak pernah jadi dan kemudian pemerintahan harus menyelesaikan. Saya ambil tanggung jawabnya. Tertuduhnya saya tidak apa-apa. Tapi tugas saya adalah menyelesaikan ketika persoalan itu muncul. Jalan Tol, PLTU, ini yang gede-gede ya," ujar Ganjar.
Ganjar menyebut, sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, dirinya saat itu selalu sejalan. Sehingga dapat memperbaiki setiap hal yang belum tuntas.
"Artinya apa? Tugas saya memang harus membereskan. Yang tidak baik atau kurang baik, tugas kami memperbaiki. Jadi, sebenarnya sustainability itu jelas. Kami tidak pernah ragu pada soal itu. Karena kan pasangan pilpres dua periode terakhir kan kami mendukung terus-menerus," pungkas Ganjar.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jawapos.com
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir