Kronologi duka ini berawal ketika Irene dan bayinya menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju RSUD Dok II Jayapura. Padahal, sebelumnya mereka sudah berusaha mendapat pertolongan di empat rumah sakit yang disebut tadi.
Suami Irene, Neil Kabey, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dengan suara lirih penuh kesedihan, ia berandai-andai.
keluhnya.
Menanggapi hal ini, Gubernur Papua Matius Fakhiri tak tinggal diam. Ia menyampaikan permohonan maaf dan mengakui dengan lapang dada buruknya kualitas layanan kesehatan di wilayahnya.
ungkap Fakhiri.
Kini, semua mata tertuju pada proses audit yang digagas pemerintah. Masyarakat pun menunggu, semoga tragedi pahit seperti ini tak terulang lagi di masa depan.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir