Kronologi duka ini berawal ketika Irene dan bayinya menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju RSUD Dok II Jayapura. Padahal, sebelumnya mereka sudah berusaha mendapat pertolongan di empat rumah sakit yang disebut tadi.
Suami Irene, Neil Kabey, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dengan suara lirih penuh kesedihan, ia berandai-andai.
keluhnya.
Menanggapi hal ini, Gubernur Papua Matius Fakhiri tak tinggal diam. Ia menyampaikan permohonan maaf dan mengakui dengan lapang dada buruknya kualitas layanan kesehatan di wilayahnya.
ungkap Fakhiri.
Kini, semua mata tertuju pada proses audit yang digagas pemerintah. Masyarakat pun menunggu, semoga tragedi pahit seperti ini tak terulang lagi di masa depan.
Artikel Terkait
Celios Soroti APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja Membengkak, Defisit Nyaris Tembus Batas
PDIP Keluarkan Surat Tegas: Kader Dilarang Keras Korupsi dan Menyalahgunakan Kekuasaan
PDIP Santai Saja Menyikapi Klaim Kaesang Soal Kandang Gajah
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Bersilaturahmi ke Kediaman Jokowi