Di Grup Djarum, Victor punya peran sentral. Di bawah kendalinya, bisnis keluarga tak cuma bertahan di rokok, tapi merambah ke sektor lain. Dia terlibat dalam kepemilikan saham besar di Bank Central Asia (BCA), juga investasi di berbagai startup teknologi. Diversifikasi itu menunjukkan visinya yang jauh ke depan.
Selama ini, kariernya relatif bersih dari masalah hukum. Tapi kali ini beda. Langkah Kejaksaan Agung ini langsung bikin gempar. Meski detail perkara masih simpang-siur, isu pajak yang disorot berpotensi melibatkan angka yang tak main-main.
Jadi, untuk sementara, Victor harus tinggal di tanah air. Proses hukum masih berjalan, dan publik menunggu kejelasan lebih lanjut dari pihak berwenang. Kejaksaan Agung sendiri belum memberikan pernyataan resmi lebih detail soal status Victor atau tahap penyidikan selanjutnya.
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Klaim Ijazah Jokowi Asli, Tapi Masih di Luar Ruang Sidang
Celios Soroti APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja Membengkak, Defisit Nyaris Tembus Batas
PDIP Keluarkan Surat Tegas: Kader Dilarang Keras Korupsi dan Menyalahgunakan Kekuasaan
PDIP Santai Saja Menyikapi Klaim Kaesang Soal Kandang Gajah