Budaya korupsi yang sudah mengakar dan meluas menjadi fondasi dari kenyamanan tersebut. Oleh karena itu, agenda efisiensi fiskal dan penertiban anggaran yang diusung Purbaya secara otomatis mengenai jantung kepentingan para elite di berbagai lini kekuasaan.
Tidak berhenti pada pembenahan internal Kementerian Keuangan, langkah Purbaya juga menyoroti proyek-proyek strategis seperti kereta cepat Whoosh. Bahkan, ia terlibat dalam polemik dengan sejumlah tokoh politik ternama.
Dinamika ini pada akhirnya menguji loyalitas ganda yang dihadapi oleh Presiden Prabowo. Purbaya sendiri menegaskan bahwa semua tindakannya merupakan perintah langsung dari presiden, yang pada gilirannya menguji kesetiaan para anggota kabinet, lembaga, hingga level daerah.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir