Spanyol memastikan satu tempat di babak final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Prancis dengan skor 2-0 pada laga semifinal, Rabu (15/7/2026). Tim Matador tampil efektif memanfaatkan peluang dan menunjukkan kebangkitan sejak fase gugur.
Kekalahan ini membuat performa Kylian Mbappe menjadi sorotan. Sepanjang turnamen, ia menjadi salah satu kandidat kuat peraih sepatu emas, namun saat melawan Spanyol, kontribusinya minim. Secara statistik, laga itu menjadi penampilan paling sulit bagi Mbappe. Akurasi umpannya mencapai 75 persen, tetapi ia hanya berhasil melewati satu dribel dari enam percobaan.
Perjalanan Mulus Spanyol
Sebelum fase gugur, Spanyol mengawali turnamen dengan hasil imbang tanpa gol melawan tim debutan Cape Verde. Saat melawan Arab Saudi, Lamine Yamal bangkit dari bangku cadangan dan mencetak gol hanya dalam 10 menit. Ia menjadi pencetak gol termuda kedua Spanyol di putaran final Piala Dunia dengan usia 18 tahun 343 hari.
Spanyol terus melaju mulus. Di babak 16 besar, mereka menghadapi Portugal dan berhasil menang. Total dalam tujuh pertandingan, Spanyol baru kebobolan satu gol catatan lebih baik dari juara dunia 2010 yang kebobolan dua gol sepanjang turnamen.
Kini Spanyol menantikan pemenang antara Inggris dan Argentina yang akan bertanding di Stadion Atlanta pada Kamis (16/7/2026). Perebutan juara ketiga dijadwalkan pada Minggu (19/7/2026), sementara final akan berlangsung pada Senin (20/7/2026).
Artikel Terkait
Bernardo Silva Dinilai Jadi Kunci Kebangkitan Mbappe di Lini Serang Real Madrid
Prancis Usir Dua Diplomat Iran, Balas Serangan terhadap Diplomatnya di Teheran
Prancis Larang Telemarketing Tanpa Izin, Konsumen Menang
Gerhana Matahari Total Menyelimuti Eropa dalam Kegelapan