Bek Spanyol Pedro Porro mengaku sangat bahagia setelah membantu negaranya lolos ke final Piala Dunia 2026. Pemain yang dinobatkan sebagai man of the match itu menyebut pencapaian ini sebagai mimpi yang menjadi kenyataan.
"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Sungguh, ini adalah mimpi terbesar saya. Sangat, sangat bahagia untuk tim. Dari awal hingga akhir kami memainkan pertandingan yang hebat. Kami melakukan segala yang mungkin hari ini untuk bisa lolos," ujarnya kepada BBC usai laga.
Porro mengakui Prancis merupakan lawan yang tangguh. "Kami tahu kami menghadapi tim yang sangat, sangat tangguh dan kami melakukan semuanya dengan sangat baik. Ini adalah upaya tim, bukan tentang saya. Saya hanya ingin mengucapkan selamat kepada semua orang atas penampilan yang luar biasa," katanya.
Menurut Porro, kunci keberhasilan Spanyol mencegah Prancis memainkan permainan mereka adalah penguasaan bola. "Tentu saja kami tahu ini [menguasai bola] adalah salah satu hal yang akan membawa kami lebih dekat ke final. Serangan balik mereka adalah kekuatan mereka dan menghentikannya adalah kuncinya," jelasnya.
Bek sayap itu mengaku laga ini sangat melelahkan. Ia bahkan tidak sadar kapan dirinya digantikan. "Saya tidak tahu menit ke berapa saya diganti tetapi saya tidak bisa memberikan lebih banyak lagi, tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, kemenangan ini diraih oleh semua orang, kami semua yang berjumlah 26 orang. Sekarang kami terus maju. Saat ini saya merasa seperti mati, tetapi kami akan pulih dan kemudian memberikan segalanya untuk final," tandasnya.
Artikel Terkait
Final Piala Dunia 2026 Gelar Halftime Show Perdana, Durasi Jeda Dikhawatirkan Melanggar Aturan
Inggris vs Argentina: Rivalitas Klasik Kembali Tersaji di Semifinal Piala Dunia 2026
Dukung Spanyol di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Beri Penghormatan atas Solidaritas yang Konsisten
Vieira Berbalik Puji Spanyol Usai Hancurkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026