Helikopter Prabowo untuk Aceh: Mengapa Tak Tercatat di LHKPN?

- Selasa, 30 Desember 2025 | 22:25 WIB
Helikopter Prabowo untuk Aceh: Mengapa Tak Tercatat di LHKPN?

MURIANETWORK.COM

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara milik Presiden Prabowo Subianto tiba-tiba ramai diperbincangkan. Pemicunya? Pernyataan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang tanpa sengaja mengungkap soal helikopter pribadi sang presiden.

Netizen pun langsung menyelidiki. Ternyata, dalam dokumen LHKPN yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi, aset berupa helikopter itu tak tercantum sama sekali. Yang ada cuma mobil dan motor. Lalu, mana yang benar?

Semuanya berawal dari penjelasan Teddy di posko bencana Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin (29/12/2025). Saat itu, dia sedang memaparkan soal pengerahan puluhan helikopter gabungan untuk penanganan banjir dan longsor di Sumatra.

“Kemarin masih ada yang nanya, beberapa kali bahkan tadi pagi, mengenai jumlah helikopter. Di mana 50 helikopter itu?” ujar Teddy.

“Jadi datanya seperti ini: ada 53 helikopter gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BNPB, lalu swasta seperti Pertamina dan lain-lain. Mereka semua sudah diterbangkan sejak awal ke tiga provinsi terdampak. Tugasnya mengangkut logistik ke daerah-daerah terpencil yang jalannya putus atau belum tersambung.”

Nah, di tengah penjelasan itu, Teddy lalu bercerita lebih jauh. Dia menyebut bahwa Presiden Prabowo ternyata juga mengerahkan helikopter pribadinya ke Aceh sejak minggu pertama bencana terjadi.

“Kalau saya boleh cerita sedikit, sejak Minggu pertama bencana, bapak presiden langsung mengirimkan helikopter pribadi beliau ke Aceh. Itu untuk digunakan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, beserta tim dan keluarganya. Silakan digunakan untuk berkeliling meninjau dampak kerusakan. Itu sejak Minggu pertama ya.”

Pernyataan itulah yang kemudian menyulut tanda tanya. Di media sosial X, salah satu akun, @ferizandra, membandingkan berita tentang pernyataan Teddy dengan tangkapan layar LHKPN Prabowo.

“Teddy sebut Prabowo kirim helikopter pribadi ke Aceh sejak pekan pertama bencana... Btw, LHKPN tahun 2025 atas nama Prabowo cuman mencantumkan kepemilikan 7 mobil dan sebuah motor... gak ada helikopter pribadi... Jadi mana yg gak bener...? Teddy atau LHKPN Prabowo...?” tulisnya.

Rincian Kekayaan dalam LHKPN

Memang, jika merujuk pada dokumen resmi yang disampaikan ke KPK pada 11 April 2025, total harta Prabowo mencapai lebih dari Rp 2 triliun. Angka yang fantastis, tentu saja.

Aset terbesarnya berasal dari properti. Nilainya sekitar Rp 294,5 miliar, mencakup tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dan Bogor. Cukup banyak juga.

Lalu untuk kendaraan, tercatat ada delapan unit dengan total nilai Rp 1,2 miliar. Rinciannya beragam: mulai dari Toyota Alphard, Honda CR-V, Land Rover tahun 1994, Toyota Land Cruiser, Mitsubishi Pajero, hingga Lexus dan Land Rover model 1992. Ditambah satu sepeda motor Suzuki.

Namun, di deretan panjang aset bergerak itu yang termasuk surat berharga senilai Rp 1,7 triliun dan kas sekitar Rp 48 miliar tidak ada satu pun kata "helikopter". Padahal, jika memang ada, nilainya pasti tidak sedikit dan seharusnya tercatat.

Yang menarik, Prabowo tercatat tidak memiliki hutang sama sekali. Total kekayaannya naik sekitar Rp 20 miliar dari tahun sebelumnya, menjadi Rp 2.062.241.012.691.

Jadi, setelah semua data dibeberkan, pertanyaan besarnya tetap menggantung. Ada helikopter yang diklunakan untuk kemanusiaan, tapi tak ada dalam laporan resmi. Apakah ini sekadar kesalahan teknis, atau ada penjelasan lain yang belum terungkap? Publik tampaknya masih menunggu kejelasan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar