Perawatan rutin pada sistem pengereman adalah kunci pencegahan ini.
Kita perlu memeriksa dan mengganti kampas rem, minyak rem, selang rem, dan komponen lainnya secara berkala. Selain itu, kita juga perlu mengemudi dengan hati-hati dan menghindari kebiasaan mengebut atau mengerem mendadak yang dapat merusak sistem pengereman.
Namun, jika rem blong terjadi ketika kita tengah berkendara, kita tidak perlu panik.
Yang harus kita lakukan adalah tetap tenang dan mengambil langkah-langkah yang tepat.
Pertama, segera tekan tombol lampu hazard dan klakson untuk memberi tahu pengendara lain bahwa kita sedang mengalami darurat.
Selanjutnya, kita bisa mencoba untuk memompa pedal rem berkali-kali guna mengembalikan tekanan rem.
Apabila upaya ini tidak berhasil, kita dapat menggunakan rem tangan atau rem parkir untuk mengurangi kecepatan kendaraan.
Jika memungkinkan, kita juga dapat menggunakan jalur darurat atau jalur penyelamat untuk menghentikan kendaraan dengan aman.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: fokusmuria.co.id
Artikel Terkait
Mitsubishi Destinator Gempur Pasar SUV dengan Konektivitas Cerdas
IIMS 2026 Bakal Lebih Meriah, 180 Brand Ramaikan Kemayoran
AHM Buka Servis Gratis dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir-Longsor di Sumatera
Dari Bensin ke Listrik: Kisah Driver Ojol yang Hemat Rp 45 Ribu Sehari