Baca Juga: Hasil Drawing Semifinal Carabao Cup 2023: Liverpool dan Chelsea Tak Saling Jegal
Toyota mengatakan sensor yang dimaksudkan untuk mendeteksi penumpang di kursi penumpang depan bisa saja mengalami masalah arus pendek yang mencegah kantung udara mengembang saat terjadi kecelakaan.
Sebelumnya, pada awal November lalu, Toyota di Amerika Serikat juga mengumumkan penarikan kembali 1,85 juta unit sport utility vehicle (SUV) RAV4 karena masalah baterai yang bisa menimbulkan kebakaran.
Model Toyota RAV4 yang ditarik kembali termasuk yang diproduksi pada periode 2013-2018.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: alonesia.com
Artikel Terkait
Hyundai Creta Alpha Meluncur, Tampil Garang dengan Sentuhan Hitam Dominan
Pasar Otomotif Indonesia 2026: Gelombang Baru Merek Premium dan Listrik Siap Serbu
Geliat Otomotif 2026: Gelombang Mobil Listrik dan Hybrid Siap Serbu Pasar Indonesia
Geely Pacu Ambisi, Targetkan Jual 3,45 Juta Unit di 2026 Usai Cetak Rekor