Kemenangan Alex Marquez di Sprint Race MotoGP Portugal 2025 Dinodai Masalah Teknis
Pembalap Gresini Ducati, Alex Marquez, berhasil meraih kemenangan dramatis pada sprint race MotoGP Portugal 2025. Meski menang setelah duel sengit melawan Pedro Acosta, Alex mengaku masih belum puas karena mengalami beberapa masalah pada motornya. Fokusnya kini adalah memperbaiki masalah tersebut untuk bisa tampil maksimal di balapan utama.
Drama Menuju Kemenangan Alex Marquez di Portimao
Alex Marquez menunjukkan performa gemilang di Sirkuit Algarve, Portimao. Start dari posisi kelima, ia langsung melesat dan berhasil menduduki posisi ketiga di awal balapan. Alex kemudian berhasil menyalip Marco Bezzecchi dan mulai memburu Pedro Acosta yang memimpin.
Beberapa kali upayanya untuk mengambil alih posisi pertama sempat gagal. Ia sempat memimpin, tetapi kemudian harus kembali ke posisi kedua. Namun, pada usaha ketiganya, Alex Marquez berhasil merebut pimpinan balapan dan mempertahankannya hingga garis finish, meraih kemenangan di sprint race MotoGP Portugal.
Masalah Motor yang Menjadi Perhatian Alex Marquez
Di balik kemenangannya, Alex Marquez mengungkapkan ketidakpuasan. Ia mengaku masih mengalami kendala teknis yang menghambat performa maksimalnya. Masalah tersebut terutama pada pengereman dan bagian depan motor.
"Saya tidak bisa bertahan dengan baik karena saya mengalami beberapa masalah dalam menghentikan motor," ujar Alex Marquez. "Bagian depan motor terasa kurang, dan di situlah saya kesulitan."
Alex bertekad untuk segera menyelesaikan masalah ini sebelum balapan utama. "Kami memenangkan balapan. Hari ini berjalan sangat baik, tetapi kami perlu memoles beberapa detail, beberapa hal yang masih belum kami pahami dan yang menghalangi saya untuk membalap 100 persen," jelasnya.
Dengan perbaikan yang tepat, Alex Marquez berharap dapat meraih kemenangan ganda di seri MotoGP Portugal 2025.
Artikel Terkait
PSM Makassar Tumbang 0-2 dari Dewa United di Kandang Sendiri
Sergio Castel Undang Bobotoh Percayai Comeback Dramatis Persib di GBLA
Timnas Indonesia Jajaki Naturalisasi Striker Muda Luke Vickery
Paul Munster Hadapi Ujian Emosional Lawan Persebaya di Kandang Lamanya