Kisah Spiritual Mohammad Ahsan: 3 Sunnah Nabi di Lapangan Bulu Tangkis
Mohammad Ahsan, legenda bulu tangkis Indonesia, dikenal tidak hanya karena prestasi gemilangnya tetapi juga karena keteguhannya menjalankan nilai-nilai spiritual. Atlet ganda putra ini konsisten menerapkan 3 Sunnah Nabi Muhammad SAW selama bertanding, menjadikannya sosok inspiratif di dunia olahraga.
Profil dan Prestasi Mohammad Ahsan
Mohammad Ahsan adalah salah satu atlet bulu tangkis terbaik Indonesia. Sebagai jebolan PB Djarum, ia telah mencatatkan prestasi luar biasa, termasuk tiga kali menjadi Juara Dunia dan berperan penting dalam kemenangan Tim Indonesia di Piala Thomas 2020. Ia juga memiliki banyak gelar juara di turnamen BWF World Tour dan Superseries.
Perubahan Hidup Setelah Menunaikan Ibadah Umroh
Sejak menunaikan ibadah umroh pada tahun 2016, terjadi perubahan signifikan dalam hidup Mohammad Ahsan. Ia menjadi lebih religius dan berkomitmen untuk menjalankan perintah agama secara total, termasuk dalam karier bulu tangkisnya.
3 Sunnah Nabi yang Dijalankan Mohammad Ahsan di Lapangan
1. Menutup Aurat dengan Legging
Salah satu sunnah yang diterapkan Ahsan adalah menutup aurat. Dalam setiap pertandingan, ia terlihat menggunakan legging yang menutupi kakinya, sebagai bentuk ketaatannya dalam beribadah.
2. Duduk Saat Minum
Ahsan juga konsisten menjalankan sunnah dengan duduk atau jongkok saat minum, bukan berdiri. Kebiasaan uniknya ini bahkan membuat Badan Bulu Tangkis Dunia (BWF) menyediakan kursi di pinggir lapangan untuknya.
3. Menghindari Bersentuhan dengan Bukan Muhrim
Sunnah ketiga yang diamalkannya adalah tidak bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan muhrim. Ahsan sangat menjaga perilaku dengan tidak bersalaman dengan pemain wanita atau wasit perempuan, menunjukkan komitmennya yang tinggi pada nilai-nilai agama.
Penghormatan dari Kawan dan Lawan
Keteguhan Mohammad Ahsan dalam menjalankan sunnah Nabi tidak hanya membuatnya disegani, tetapi juga dikagumi oleh rekan dan lawan. Sifatnya yang ramah dan rendah hati semakin melengkapi citranya sebagai atlet yang menjadi panutan, baik di dalam maupun luar negeri.
Kisah spiritual Mohammad Ahsan membuktikan bahwa prestasi olahraga yang gemilang dapat berjalan seiring dengan ketakwaan dan penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Artikel Terkait
Hodak Peringatkan Persib Waspadai Setiap Pergerakan Persija di Derby Indonesia
Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027: Bersaing dengan Jepang, Qatar, dan Thailand
Penalti Gagal di Babak Pertama, Timnas Indonesia U-17 Takluk 0-2 dari Qatar di Laga Perdana Piala Asia
Marc Marquez Dipastikan Absen di MotoGP Prancis dan Catalunya Akibat Patah Tulang Kaki