Laga Amal Legenda Bulu Tangkis di Shuttle Open 2026 Targetkan Dana Lebih dari Rp2,5 Miliar

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:45 WIB
Laga Amal Legenda Bulu Tangkis di Shuttle Open 2026 Targetkan Dana Lebih dari Rp2,5 Miliar

Sejumlah legenda bulu tangkis Indonesia dan dunia akan tampil dalam laga amal ekshibisi bertajuk Shuttle Open 2026 di GBK Basket Hall, Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Acara ini tidak hanya menyajikan pertandingan menarik, tetapi juga menjadi ajang penggalangan dana untuk atlet nasional.

Nama-nama besar seperti Taufik Hidayat, Ricky Soebagdja, Candra Wijaya, Hendra Setiawan, Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, serta legenda Tiongkok Lin Dan dijadwalkan ambil bagian. Pertandingan akan disiarkan langsung melalui platform Vidio mulai pukul 16.15 WIB.

Event ini digagas oleh MAKUKU bersama AceKid Indonesia dan didukung oleh myBCA. Setiap pertandingan ekshibisi berdurasi 15 menit, mencakup sektor ganda campuran, ganda putra, dan format inovatif 3 on 3.

Di ganda campuran, Ricky Soebagdja/Candra Wijaya akan berhadapan dengan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Sementara di ganda putra, Taufik Hidayat/Tontowi Ahmad bertemu Hendra Setiawan/Lin Dan. Untuk sesi 3 on 3 pertama, Taufik Hidayat/Tontowi Ahmad/Candra Wijaya melawan Ricky Subagdja/Hendra Setiawan/Liliyana Natsir. Sesi kedua mempertemukan Taufik Hidayat/Hendra Setiawan/Tontowi Ahmad dengan Ricky Subagdja/Lin Dan/Candra Wijaya.

Selain laga hiburan, panitia menggelar lelang amal barang koleksi pribadi para legenda, seperti raket, seragam, dan foto bertanda tangan. Hasil lelang akan disalurkan melalui PBSI untuk atlet yang membutuhkan. Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, penggalangan dana lelang berhasil menembus angka Rp2,5 miliar.

Dukungan dari Dalam dan Luar Negeri

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, mengapresiasi penyelenggaraan ajang ini saat jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Menurutnya, acara ini menjadi sarana menginspirasi generasi penerus.

"Ini sekaligus menjadi ajang untuk menginspirasi anak-anak sebagai generasi penerus dan calon atlet masa depan bangsa agar bisa mengenal dunia bulu tangkis lewat laga ini," kata Taufik Hidayat.

Ia menambahkan, ajang ini diharapkan mampu mendorong partisipasi generasi muda untuk meneruskan prestasi olahraga nasional. "Dan bukan tidak mungkin ke depannya mereka bisa tumbuh jadi calon atlet penerus yang bisa mengharumkan nama bangsa di kancah dunia," ujarnya.

Mantan peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu juga mengenang partisipasi rekan-rekan atlet pada edisi sebelumnya. "Tahun lalu tembus Rp 2,5 miliar (lelang amal). Mudah-mudahan tahun ini lebih baik lagi. Tahun kemarin juga ada (keterlibatan) Ci Susy Susanti dan Koh Alan Budikusuma, serta ada Apriyani Rahayu tapi karena di waktu sekarang tak bisa ikut, tak mengurangi rasa kecintaan mereka," tuturnya.

Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menilai kegiatan ini mampu mengobati kerinduan para penggemar bulu tangkis tanah air. "Kehadiran event seperti ini menjadi momentum yang baik untuk menghadirkan kembali euforia bulu tangkis di tengah masyarakat, sekaligus semakin mendekatkan olahraga ini kepada para penggemarnya," kata Ricky Soebagdja.

Peraih emas Olimpiade Atlanta 1996 itu juga menyoroti keikutsertaan pemain bintang mancanegara yang menambah daya tarik acara. "Tadi dibilang ada Lin Dan. Sangat tak mudah sebagai pemain tapi bisa dihadirkan. Dia memiliki prestasi lengkap," ujarnya.

Komitmen untuk Generasi Muda

Pihak penyelenggara menekankan bahwa komitmen mendukung generasi muda menjadi alasan utama bergulirnya turnamen ekshibisi ini. Patrick Owen, Vice President Makuku Global & AceKid Indonesia, menjelaskan bahwa lelang eksklusif akan menampilkan barang-barang kenang-kenangan bertanda tangan pribadi serta koleksi pribadi dari beberapa legenda bulu tangkis terhebat di dunia.

"Dalam rangkaian event ini, kami juga akan mengadakan lelang eksklusif yang menampilkan barang-barang kenang-kenangan bertanda tangan eksklusif pribadi serta koleksi pribadi dari beberapa legenda bulu tangkis terhebat di dunia, mulai dari raket dan seragam hingga foto-foto bertanda tangan resmi," kata Patrick Owen.

Ia menambahkan bahwa pembinaan dan dukungan terhadap tumbuh kembang anak dapat diwujudkan melalui inspirasi nyata dari para figur olahraga. "Melalui rangkaian event SHUTTLE OPEN 2026 powered by myBCA, kami kembali diingatkan bahwa warisan terbesar yang dapat kita tinggalkan bukanlah medali atau kesuksesan bisnis, melainkan kesempatan yang kita ciptakan bagi generasi berikutnya. Hal tersebut sejalan dengan upaya kami di MAKUKU, yang percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan awal kehidupan yang terbaik, dan di Acekid, kami juga percaya bahwa nutrisi yang lebih baik dimulai dari susu segar, karena setiap masa depan yang gemilang berawal dari fondasi yang lebih kuat," jelasnya.

Dukungan terhadap dunia olahraga nasional juga disampaikan oleh pihak perbankan yang berpartisipasi dalam kemitraan ajang tersebut. I Ketut Alam Wangsawijaya, Executive Vice President PT Bank Central Asia Tbk, berharap penyelenggaraan acara ini memberikan dampak positif bagi pembinaan bulu tangkis nasional.

"Kami berharap penyelenggaraan SHUTTLE OPEN 2026 powered by myBCA dapat memberikan dampak positif bukan hanya sebagai apresiasi terhadap atlet bulu tangkis Indonesia yang telah berprestasi di kancah dunia, namun juga bagi pembinaan bulu tangkis nasional, khususnya dalam menumbuhkan mimpi dan semangat generasi muda untuk berprestasi. Dengan begitu, diharapkan event ini dapat memotivasi anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa untuk terus mengejar mimpi mereka meraih prestasi, salah satunya melalui olahraga bulu tangkis. Semoga semakin banyak atlet muda yang kelak mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional," kata I Ketut Alam Wangsawijaya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags